Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

UPDATE NEWS

Pasien Sembuh dari Covid 19, Sudah Lebih dari 15ribu

badge-check


					Pasien Sembuh dari Covid 19, Sudah Lebih dari 15ribu Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 hari Senen 16 Juni 2020 telah mencatat ada penambahan jumlah pasien sembuh sebanyak 592. Sehingga secara akumulasi jumlah pasien sembuh sebanyak 15.123.

Data tersebut disampaikan oleh Jubir Pemerintah untuk COVID-19 dr. Achmad Yurianto pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Senin (15/06/20).

”592 pasien sembuh total 15.123. Ini memberikan gambaran bahwa optimisme kita terhadap pasien positif COVID-19 ini bisa disembuhkan,” katanya.

Namun demikian jumlah pasien positif pun terus bertambah. Per hari ini ada 1.017 pasien positif sehingga total 39.294. terdapat 5 provinsi dengan jumlah penambahan kasus terbanyak, antara lain 270 di Jawa Timur dengan laporan sembuh 62 orang, DKI Jakarta 142 kasus 106 sembuh, Jawa Tengah 116 kasus 36 sembuh, Sulawesi Selatan 101 kasus 142 sembuh, dan Kalimantan Selatan 66 kasus 16 sembuh.

dr. Achmad mengatakan penambahan pasien positif tersebut karena pemeriksaan yang dilakukan semakin masif. Semua kontak positif dilakukan tracing yang ditindaklanjuti dengan testing.

Meskipun terjadi penambahan kasus, lanjut dr. Achmad, sebagian besar provinsi telah melaporkan penambahan kasus di bawah 10.

“19 provinsi kasusnya di bawah 10 dan 11 provinsi tidak ada laporan kasus positif seperti salah satunya Papua,” katanya.

Selain itu, angka pasien meninggal juga bertambah, yakni 64 pasien meninggal total 2.198 pasien.

”Penularan ini masih terjadi, masih ada sumber penularan di tengah kita yang belum melaksanakan isolasi dengan baik, dan masih banyak kelompok rentan yang belum menyadari bahwa mereka rentan tertular COVID-19,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa

25 Februari 2026 - 23:34 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

BRICS atau Trump? Bukti Indonesia Kehilangan Orientasi Politik Luar Negeri

24 Februari 2026 - 17:12 WIB

Populer NASIONAL