Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

UPDATE NEWS

Cegah Penyebaran Covid-19, SPKKL Merauke Sosialisasikan Konsep Hidup New Normal

badge-check


					Cegah Penyebaran Covid-19, SPKKL Merauke Sosialisasikan Konsep Hidup New Normal Perbesar

INAnews.co.id,Merauke – Penyebaran Covid-19 yang masih tinggi menyebabkan masyarakat Merauke menjadi gelisah.

Personel Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Merauke Bakamla RI yang temasuk dalam gugusan Kamla Zona Maritim Timur, mensosialisasikan konsep hidup new normal demi mencegah penyebaran Covid-19 kepada nelayan, warga pesisir pantai dan galangan kapal, serta warga di daerah perumahan suku Asmad Papua, Kamis (2/07/20).

Aksi sosialisasi yang berlangsung sejak kemarin,Rabu  (1/07/20), dilakukan oleh Letda Bakamla Medi Aditya S.T., didampingi Serka Bakamla Agus Supriadi, dan Serka Bakamla Diah Ayu Putri Mawardi.

Dalam sosialisasinya Letda Medi Aditya menjelaskan bahwa Covid-19 merupakan virus pandemi yang bersifat masal dan dapat menyebar sangat luas dan cepat.

Penularan dapat terjadi melalui benda di sekitar kita yang tercemar Covid-19. “Jika kita sentuh, kemudian tangan kita itu menyentuh mulut, hidung, dan mata, terlebih jika kondisi tubuh sedang tidak baik, kita berpotensi untuk tertular”, ujar Letda Medi Aditya.

Untuk mencegah penyebaran Covid-19 Letda Medi Aditya juga menuturkan konsep hidup new normal yang tetap memprioritaskan penanganan Covid-19.

Tingkatkan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti gerakan cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak aman, dan memakai masker. Sehingga secara bertahap pemerintah dapat kembali meningkatkan produktivitas ekonomi lokal.  Berdiam di rumah menjadi salah satu solusi terbaik dalam memutus rantai penularan Covid-19. 

Kegiatan ini dimaksud sebagai langkah awal menghambat penyebaran Covid-19 di Merauke. Dalam kondisi new normal saat ini, aktifitas masyarakat Merauke sendiri sudah ramai kembali. Terlihat beberapa gelintir masyarakat Merauke yang tidak mematuhi protokol kesehatan yang sudah dianjurkan oleh Pemerintah setempat.

“Maka dari itu kami mensosialisasikan konsep hidup new normal dan membagikan masker kepada masyarakat Merauke agar masyarakat Merauke sadar akan bahaya Covid-19 ini”, pungkas  Letda Medi Aditya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa

25 Februari 2026 - 23:34 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

BRICS atau Trump? Bukti Indonesia Kehilangan Orientasi Politik Luar Negeri

24 Februari 2026 - 17:12 WIB

Populer NASIONAL