Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

UPDATE NEWS

Gus Menteri Resmikan Guest House di Desa Wisata Pujon Kidul

badge-check


					Gus Menteri Resmikan Guest House di Desa Wisata Pujon Kidul Perbesar

INAnews.co.id, Malang – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar meresmikan guest house, salah satu unit usaha milik BUMDes Sumber Sejahtera Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang.

Abdul Halim atau akrab disapa Gus Menteri berharap, penginapan yang baru diluncurkan dan berada di tengah-tengah kawasan Desa Wisata itu dapat menambah pemasukan bagi Desa Pujon Kidul.

“Ini luar biasa sekali, BUMDes-nya sudah punya 10 unit usaha,” kata Gus Menteri sembari menikmati pemandangan di Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang, Jumat (27/11/20).

BUMDes Sumber Sejahtera saat ini telah resmi memiliki 10 unit usaha, diantaranya Air Meterisasai, Tabungan Masyarakat, Kredit Usaha Mikro, Cafe, Wisata Edukasi, Pengolahan Sampah Terpadu, Pertanian dan yang terbaru adalah Live In atau Guest House.

Dari puluhan unit usahanya itu, BUMDes Sumber Sejahtera berhasil menyumbang pendapatan desa Pujon Kidul kurang lebih Rp 1,7 Miliar setiap tahunnya.

Gus Menteri menjelaskan, setiap BUMDes diperbolehkan memiliki unit usaha sebanyak-banyaknya dengan catatan tetap memperhatikan potensi yang ada di desa tersebut.

“Yang tidak boleh itu satu desa punya lebih dari  satu BUMDes, kalau BUMDes bersama tidak apa-apa banyak, gabung dengan desa sebelah itu boleh,” pungkasnya.

Pujon Kidul merupakan desa di Kabupaten Malang yang memiliki destinasi wisata, lokasinya berjarak sekitar 30 kilometer atau dapat ditempuh kurang lebih 1,5 jam perjalanan dari pusat kota.

Desa wisata yang dibangun pada 2015 silam ini berada di dataran tinggi, suasananya sejuk dan banyak spot foto yang instagraneble. Pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai kegiatan, seperti petik sayur, outbound, camping, belajar membuat biogas dan mengolah susu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Populer UPDATE NEWS