Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

UPDATE NEWS

Gus Menteri Gandeng Unasman Kerjasama Untuk Wujudkan SDGs Desa di Sultra

badge-check


					Gus Menteri Gandeng  Unasman  Kerjasama Untuk Wujudkan SDGs Desa di Sultra Perbesar

INAnews.co.id, Polewali Mandar – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengajak Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) membantu wujudkan pembangunan desa berkelanjutan atau SDGs Desa.

Menurutnya, sebagai perguruan tinggi yang memiliki andil signifikan pada proses berdirinya Provinsi Sulawesi Barat, Unasman memiliki peran penting dalam menentukan masa depan desa-desa di wilayah setempat.

“Unasman punya perjalanan sejarah yang bagus dan punya andil signifikan dalam berdirinya Provinsi Sulawesi Barat. Makanya kita dukung penuh. Karena masa depan Sulawesi Barat salah satunya ditentukan oleh Unasman,” ujarnya usai menjadi pembicara pada Kuliah Umum di Unasman, Minggu (13/12/20).

Terkait hal tersebut, Gus Menteri, sapaan akrabnya mengatakan, sinergitas antara Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dan sejumlah perguruan tinggi diwadahi oleh sebuah forum yang disebut Pertides (Perguruan Tinggi Untuk Desa).

Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan desa penting dilakukan untuk mempecepat proses pembangunan desa berkelanjutan.

“Kita bangun sinergitas antara Kementerian Desa dan Unasman. Unasman akan menjadi bagian penting dalam proses pembangunan desa yang merujuk pada arah pembangunan desa yang disebut SDGs Desa. Itu yang melatarbelakangi saya datang ke sini (Unasman),” ujarnya.

Gus Menteri menerangkan, SDGs Desa sendiri merupakan arah kebijakan yang melakukan pembangunan total atas desa. Dengan demikian, menurutnya, kebangkitan desa dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat desa.

“Proses pembangunan di desa harus berkelanjutan. Tidak boleh berhenti dalam satu generasi,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa

25 Februari 2026 - 23:34 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

BRICS atau Trump? Bukti Indonesia Kehilangan Orientasi Politik Luar Negeri

24 Februari 2026 - 17:12 WIB

Populer NASIONAL