Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

UPDATE NEWS

KKP Tingkatkan Kapasitas Kelembagaan Nelayan Brebes

badge-check

INAnews.co.id, Brebes – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) terus berupaya mewujudkan nelayan Indonesia yang maju, mandiri dan berdaya saing. Salah satu langkahnya melalui kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan nelayan yang dikemas melalui bimbingan teknis.

Direktur Perizinan dan Kenelayanan, Ridwan Mulyana mengatakan penguatan kelembagaan nelayan melalui koperasi atau kelompok usaha bersama (KUB) merupakan bagian dari program pemberdayaan nelayan. Program ini menjadi salah satu prioritas DJPT KKP agar para nelayan semakin cakap dalam menjalankan usahanya.

“Nelayan merupakan salah satu pelaku utama penting dalam pembangunan perikanan nasional. Kondisi nelayan saat ini tidak hanya dihadapkan pada masalah kemiskinan, tetapi juga termasuk rendahnya tingkat pendidikan yang berdampak pada banyak hal,” ujarnya.

Ia mengungkapkan kurangnya informasi membuat nelayan kesulitan menjangkau akses permodalan. Dampaknya, selain penggunaan metode dan alat penangkapan yang sangat sederhana juga masih terdapat yang tidak ramah lingkungan. Selain itu penguasaan teknologi juga masih rendah yang menyebabkan pola hidup jauh dari sejahtera.

“Tentu saja hal ini memerlukan perhatian khusus baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, baik dari sisi program perlindungan maupun pemberdayaan nelayan,” imbuhnya.

Program pemberdayaan nelayan yang dilaksanakan DJPT KKP bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas nelayan. Selain itu juga menguatkan kelembagaan dalam mengelola sumber daya Ikan dan sumber daya kelautan, menjalankan usaha yang mandiri, produktif, maju, modern, dan berkelanjutan.

Ridwan menambahkan, program tersebut juga diharapkan dapat mengembangkan prinsip kelestarian lingkungan dan menumbuhkembangkan sistem serta kelembagaan pembiayaan yang melayani kepentingan usaha. Tercatat hingga saat ini, di Kabupaten Brebes terdapat 87 KUB serta 1 koperasi nelayan.

“Sinergi yang apik kita lakukan juga dengan peran penyuluh perikanan di setiap daerah. Kita juga menggandeng Kementerian Koperasi dan UKM dan Kementerian Hukum dan HAM uuntuk memperkuat badan hukum kelembagaan nelayan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI

26 Februari 2026 - 08:29 WIB

Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa

25 Februari 2026 - 23:34 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Populer EKONOMI