Menu

Mode Gelap
Peringati Anniversary Ke Empat VOID DK Jakarta Menggelar AnniVacation Ke Sukabumi Direktur Utama BEI Mengundurkan Diri usai Insiden Dua Hari Lalu Sidang TPPU Hasbi Hasan: Integritas Jaminan Hakim Bebas Intervensi Legitimasi Pemerintah 80 Persen Vs Demokrasi 20 Persen Marak Makelar Dapur MBG, Kepala BGN Diminta Turun Lapangan Tinjau Dapur 3 T Amien Rais Kritik Rencana Pembukaan Kebun Sawit Baru di Tengah Ancaman Banjir

EKONOMI

Mendapat Dukungan Suara Mayoritas Mahendra Layak Pimpin ALI

badge-check

INAnews.co.id, Jakarta- Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) menetapkan secara resmi terpilihnya Mahendra Rianto sebagai Ketua Umum ALI periode 2021-2026.

Melalui Rapat pemilihan dan Penetapan Ketua Umum terpilih yang diselenggarakan di Jakarta  pada Kamis (08/04/2021), akhirnya Mahendra mendapatkan suara mayoritas dengan memperoleh 88% suara.

Pemilihan Umum Ketua Umum ALI yang dilaksanakan melalui Pemilihan secara daring oleh anggota ALI, dengan terpilihnya Mahendra secara mayoritas makan dirinya berhak  menggantikan menggantikan Zaldy Ilham Masita yang telah menjadi Ketua Umum dua periode terakhir.

Mahendra Rianto merupakan profesional dan praktisi yang telah berkecimpung selama lebih dari 20 tahun di industri Supply Chain dan Logistics.

Sebelumnya beliau menjabat sebagai Ketua Harian Asosiasi Logistik Indonesia. Beliau turut berperan serta dalam melahirkan Cetak Biru Sistem Logistik Nasional (SISLOGNAS) Indonesia yang digagas oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, melalui kerja sama dengan pemerintah, akademisi dan praktisi industri dalam rangka meningkatkan peranan dan efisiensi logistik

Diharapkan dengan kepemimpinan beliau, Asosiasi Logistik Indonesia dapat terus memberikan kontribusi lebih besar bagi perkembangan Industri Supply Chain dan Logistics di Indonesia terutama untuk peningkatan kualitas SDM dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan digitalisasi.

Usai pemilihan dalam wawancara singkat via telpon  Mahendra menuturkan bahwa “ALI akan fokus meningkatkan perannya dalam wadah ABG (Academy-Business-Government) serta menyiapkan estafet kepemimpinan kepada para generasi ALI Millennial.”

Sementara itu Zaldy Ilham Masita, Ketua Umum ALI periode sebelumnya, mengungkapkan harapannya agar “ALI bisa lebih maju serta terus berperan secara aktif dalam mendukung perkembangan industry Supply Chain dan Logistics dan memberikan kemanfaatan sebesar besarnya bagi para anggotanya.”

Beliau mengungkapkan ALI telah memiliki Sekolah Supply Chain dan Logistics pertama di Indonesia yaitu Sembada Pratama,

Lembaga Sertifikasi Kompetensi di bidang logistik (LSP-LI) dan telah ditunjuk sebagai National Certification Center (NCC) for Indonesia dari ELA (European Logistics Association), yang diharapkan bisa meningkatkan kualitas dan daya saing SDM logistik di Indonesia.

Beliau juga menyampaikan, untuk menjaga profesionalisme anggota Asosiasi Logistik Indonesia, ALI telah menerbitkan Kode Etik Ahli Logistik.

Kode Etik Ahli Logistik ini sangat penting bagi professional dibidang logistik dalam memenuhi tanggungjawab profesionalnya serta untuk melindungi kepentingan publik.

Pada kesempatan yang sama usai pemilihan,Ketua Dewan Pakar Asosiasi Logistik Indonesia, Dr. Nofrisel menyampaikan “Selamat atas terpilihnya Ketua Umum ALI yang baru dan mengucapkan terima kasih atas kepemimpinan Ketua Umum ALI sebelumnya, semoga ALI kedepan bisa terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dan memberiakan ide ide baru demi memajukan Supply Chain dan Logistics di Indonesia”. 

Asosiasi Logistik Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan Supply Chain dan Logistics baik secara keilmuan dan industri.

ALI akan meningkatkan perannya dalam wadah ABG (Academy-Business-Government), serta diharapkan bisa menjadi gerbang informasi utama di bidang Supply Chain dan Logistics.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

PLN Keluhkan Teknologi Datang Lebih Dulu dari Regulasi

29 Januari 2026 - 09:59 WIB

Harga Mahal dan Regulasi tak Pasti Jadi Penghalang Investasi EBT

29 Januari 2026 - 07:57 WIB

2026 Tahun Berat untuk Ekonomi dan Demokrasi Indonesia

28 Januari 2026 - 21:35 WIB

Populer EKONOMI