Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

UPDATE NEWS

Cerdas Menggunakan Dompet Digital, Jangan Malah Menambah Beban

badge-check


					Cerdas Menggunakan Dompet Digital, Jangan Malah Menambah Beban Perbesar

INAnews.co.id, Sigi – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada Senen (28/6/2021) di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali adalah “Bagaimana Berbelanja Online dengan Dompet Digital”.

Program kali ini diikuti oleh 210 peserta dan menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Independent Financial Advisor, Hendra Sihombing; penyiar sekaligus pembawa acara TVRI, Metha Margaretha; pendiri sekaligus CEO Kantong Pulsa & KIMOPAY, Muh. Syawal Syauqi; dan pegiat Literasi Perempuan Sulawesi Tengah, Erna Dwi Lidiawati. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Septi Wulandari selaku jurnalis. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Pemateri pertama adalah Hendra Sihombing yang membawakan tema “Dompet Digital: Cara Menggunakannya dalam Transaksi Elektronik”. Menurut dia, seiring berjalan waktu, orang dapat menggunakan ponsel pintar untuk bertransaksi, salah satunya adalah dengan memanfaatkan dompet digital. “Cara menggunakannya, pasang aplikasi, isi saldo lewat ATM atau minimarket, barulah kita bisa bertransaksi,” kata Hendra.

Berikutnya, Metha Margaretha menyampaikan materi berjudul “Memahami Aturan Bertransaksi Digital”. Dalam presentasinya, Metha mengatakan perkembangkan teknologi finansial (tekfin) begitu pesat. Penggunaan uang elektronik meningkat signifikan sejak akhir 2019, apalagi didukung pandemi Covid-19. “Di samping kemudahannya, ada risiko yang harus diwaspadai dalam penggunaan dompet digital, seperti risiko sistematik, serangan siber, ataupun data tercecer,” ujar Metha.

Sebagai pemateri ketiga, Muh. Syawal Syauqi, membawakan tema tentang “Pilih Mana: Nabung atau Belanja Online?”. Syauqi berpesan agar jangan sampai dunia digital menambah beban kita di dunia nyata karena bertambahnya pengeluaran. Dia berharap setiap orang bijak menyikapi budaya digital dan kemajuan teknologi yang semakin pesat. “Menabung maupun belanja daring sama-sama perlu, asalkan bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan,” jelasnya.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Populer UPDATE NEWS