Menu

Mode Gelap
Prabowo Pernah Sebut Cagub Harus Siapkan Rp300 Miliar Maju Pilkada BAT Bank Akui Dana USD 1 Juta Dikuasai, CWIG Ultimatum Pengembalian Secepatnya CBA Desak Kejati Jabar Usut Pengadaan PC di Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung Keamanan Susu Bayi Harus Jadi Prioritas Aksi Buruh 15 Januari Akan Digelar di DPR, Bawa 4 Tuntutan CBA: Dugaan Anggaran Pembongkaran 98 Tiang Monorel Rp100 Miliar dan Berpotensi Mark Up

HOT ISU

Maraknya Prostitusi Online Di Kota Bitung, Yanto Minta Orang Tua Dan Pemerintah Harus Bersinergi

badge-check


					Maraknya Prostitusi Online Di Kota Bitung, Yanto Minta Orang Tua Dan Pemerintah Harus Bersinergi Perbesar

 

INAnews.co.id Bitung– Terkait maraknya prostitusi online yang ada di Kota Bitung menjadi perhatian publik, salah satunya Pemerhati Kota Bitung Yanto Mandulangi, pria yang tidak pernah mengenal lelah dan rasa takut untuk mengkritik Pemerintah ini, demi membuat Kota Bitung kedepan lebih baik lagi.

Menanggapi hal tersebut Yanto yang ditemui di salah satu cafe yang ada di Kota Bitung oleh beberapa awak media mengatakan, yang namanya prostitusi merupakan masalah sosial klasik dalam masyarakat
dimana perempuan dan seks adalah dua bagian yang tidak bisa di pisahkan, Senin 7 Juni 2021.

“Hari ini diera digitalisasi 4.0 dengan dukungan budaya kapital menempatkan perempuan sebagai objek seks dan keuntungan materi, saya khawatir apa lagi saat ini Kota Bitung akan menjadi Kota Digital”, ujar Yanto

Lanjut Yanto, dengan memanfaatkan kemajuan technologi, dunia prostitusi menjadi suatu masalah sosial baru yang sulit untuk dikendalikan bahkan cenderung leluasa.

“Disaat ketatnya aturan pada praktek prostitusi dunia nyata, maka praktik di dunia maya menjadi tempat baru untuk berkembang, sebab dunia maya adalah ruang yang nyaris tak terkendali”, ungkap Yanto.

Yanto menambahkan, untuk menghilangkan prostitusi itu kemustahilan namun meminimalisir ruang prostitusi kiranya itu yg dapat di upayakan Pemerintah saat ini.

“Misalkan lewat pembukaan lapangan kerja yang luas bagi usia pencari kerja hari ini,
dan juga di bukanya kegiatan yang sifatnya kompetisi sains dan olahraga walaupun hanya bersifat lokal”, ucap Yanto

Yanto juga berharap, peran orang tua dan Pemerintah harus bersinergi, karena tak cukup hanya dengan itu, generasi muda saat ini harus dibentengi dengan nilai dan norma baik itu agama, sosial, dan hukum, tutup Yanto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu

12 Januari 2026 - 21:59 WIB

Gakeslab Indonesia Salurkan Bantuan Korban Bencana Alam Sumatera Dan Rehabilitasi RSUD Aceh Tamiang

10 Januari 2026 - 13:06 WIB

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Populer UPDATE NEWS