Menu

Mode Gelap
Peringati Anniversary Ke Empat VOID DK Jakarta Menggelar AnniVacation Ke Sukabumi Direktur Utama BEI Mengundurkan Diri usai Insiden Dua Hari Lalu Sidang TPPU Hasbi Hasan: Integritas Jaminan Hakim Bebas Intervensi Legitimasi Pemerintah 80 Persen Vs Demokrasi 20 Persen Marak Makelar Dapur MBG, Kepala BGN Diminta Turun Lapangan Tinjau Dapur 3 T Amien Rais Kritik Rencana Pembukaan Kebun Sawit Baru di Tengah Ancaman Banjir

POLITIK

Rakorsus DPP Nasdem, Ahmad Ali Tegaskan Pentingnya Struktur di Desa Desa

badge-check


					Rakorsus DPP Nasdem, Ahmad Ali Tegaskan Pentingnya Struktur di Desa Desa Perbesar

INAnews.co.id, Lombok Barat – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NASDEM provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Rapat koordinasi wilayah dengan tema “Konsolidasi Organisasi Menuju Pemilu 2024”.

Hadir dalam kesempatan ini, Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem beserta rombongan,DPW Partai Nasdem NTB, DPD Partai Nasdem Kabupaten Bima, DPD Partai Nasdem Kota Bima, DPD Partai Nasdem Kabupaten Dompu, DPD Partai Nasdem Sumbawa, DPD Partai Nasdem Sumbawa Barat, DPD Partai Nasdem Lombok Timur, DPD Partai Nasdem Lombok Tengah, DPD Partai Nasdem Lombok Utara, DPD Partai Nasdem Lombok Barat, DPD Partai Nasdem Kota Mataram, Ketua Pemenangan Partai Nasdem Teritorial Bali, NTB, dan NTT.

Tak hanya itu, hadir dalam acara Rakorwil ini partai nasdem juga mengundang Gubernur NTB, Walikota dan Bupati se Nusa Tenggara Barat.

Dalam Sambutannya, Ketua DPW Partai Nasdem H. Moh. Amin menjelaskan laporan perkembangan DPW dan DPD tentang struktur target pemenangan.

“Kami secara aksi yang ditetapkan di rakorsus dan progresnya sudah bagus, khusus KTA sudah 110 persen dengan jumlah total menuju ke 70.000 anggota dan laporan akan kami sampaikan secara umum pada sesi selanjutnya,”ujar Ketua DPW NTB H. Moh Amin.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat Dr. Zulkieflimansyah juga mengatakan bahwa kehadirannya di acara nasdem ini seperti datang ke rumah sendiri.

“terus terang kehadiran saya seperti datang kerumah sendiri, kadang kadang saya tidak bisa membedakan wakil ketua umum orang nasdem atau pks,”ujarnya.

tak hanya itu, Gubernur NTB juga menambahkan bahwa dirinya dan beberapa pejabat tinggi partai nasdem merupakan sahabat saat berada di DPR RI.

Lebih lanjut Wakil Ketua Umum DPP partai Nasdem Ahmad Ali dalam sambutannya mengatakan bahwa kegembiraan dirasakan hingga tak lupa bersyukur karena bisa bertemu dalam rakorsus DPP partai nasdem di wilayah NTB.

“Malam ini saya secara pribadi sangat bergembira dan selalu mengucap syukur dalam keadaan sehat saat pandemi ini
Tak hanya itu Ahmad Ali juga Berharap rakorsus di tengah pandemi dan semua anggota nasdem selalu mengedepankan protokol kesehatan.

“Rakerwil di wilayah NTB ini yang ke 14 dari 34 DPW nasdem se indonesia karena rakerwil ini merupakan kegiatan strategis memiliki kesadaran ketu, Seluruh DPW Nasdem dan evaluasi internal.

wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem juga menargetkan partai nasdem menjadi pemenang ke 2 dan panji panji Nasdem di seluruh indonesia harus berkibar dengan membangun dan menguatkan struktur hingga ke desa desa jika ingin memenangkan pemilu di 2024.

“Kita menargetkan pemenang ke 2 minimal, di seluruh Indonesia panji panji nasdem harus berkibar jika kita ingin memenangkan pemilu 2024 harus membangun struktur partai nasdem”,ujarnya.

“Saya himbau bahwa sebelum 2024 kita akan melewati 1 tahapan verifikasi partai sehingga konsolidasi ini menjadi strategis,”tambah Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem.

Dalam Rakorwil ini juga dilangsungkan penjaketan kepada wakil bupati sumbawa barat Fud Syaifuddin yang telah bergabung di partai nasdem.

Sambutan Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem Ahmad Ali sekaligus membuka acara rapat koordinasi wilayah DPW Partai Nasdem Provinsi Nusa Tenggara barat yang bertemakan “Konsolidasi Organisasi Menuju Pemilu 2024”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Legitimasi Pemerintah 80 Persen Vs Demokrasi 20 Persen

30 Januari 2026 - 14:12 WIB

Amien Rais Kritik Rencana Pembukaan Kebun Sawit Baru di Tengah Ancaman Banjir

30 Januari 2026 - 09:00 WIB

UU Cipta Kerja Dinilai Permudah Perusakan Lingkungan

29 Januari 2026 - 19:23 WIB

Populer POLITIK