INAnews.co.id Bitung- Rekruitmen perangkat Kelurahan (Pala/RT) yang sempat menjadi polemik ditengah-tengah masyarakat beberapa waktu lalu, kini mulai terkuak sumber daya yang direkrut tidak mumpuni.
Pasalnya, Pala/RT yang katanya direkrut atas usulan masyarakat itu dibantah oleh masyarakat itu sendiri.
Informasi yang didapat oleh Redaksi INAnews, bahwa ada disalah satu Kelurahan yang ada di Kecamatan Madidir yaitu Kelurahan Wangurer Timur, ada salah satu oknum Pala/RT diduga tidak bisa membaca dan menulis.
Hal ini disampaikan oleh, salah satu warga yang ada di Kelurahan tersebut yang meminta namanya jangan disembunyikan, mengatakan, bahwa benar ada oknum RT yang tidak tahu membaca dan menulis.
“Benar yang kami tahu, oknum RT tersebut tidak tahu membaca dan menulis karena yang bersangkutan tidak bersekolah”, ucap Warga, Kamis 22 Juli 2021.
Lanjut Warga, apa yang disampaikan oleh Pemerintah Kota Bitung bahwa rekrutmen Pala/RT atas usulan warga, karena semua warga mengetahui kemampuan dari Pala dan RT.
“Tidaklah mungkin, jika masyarakat kemudian mengusulkan Pala atau RT yang diketahui bersama tidak mampu, seperti tidak tahu baca dan tulis,” jelas Warga
Disisi lain, ketika dikonfirmasi kepada Camat Madidir Altin Tumengkol mengatakan, bahwa pihaknya sudah mengecek langsung ke Lurah Wangurer Timur, dan menurut Lurah Wangurer Timur bahwa waktu lalu sudah pernah melakukan tes baca dan tulis, dan oknum tersebut bisa melakukannya dengan benar.
“Yang bersangkutan bisa dan menurut Lurah, RT tersebut kinerjanya bagus,” jelas Tumengkol.
Ketika ditanya siapa yang rektut RT tersebut, menurut Tumengkol adalah atas usulan masyarakat.
“Atas usulan masyarakat setempat ke lurah, dan lurah teruskan ke camat. Camat buatkan SK,” bebernya.
Diketahui Kecamatan Madidir adalah, Kecamatan percontohan untuk Program Digital, namun sangat disayangkan kalau diera digital seperti yang selalu digembar gemborkan Pemerintah, kalau masih ada oknum RT yang diduga tidak tahu menulis dan membaca, tutup Warga.







2 Komentar
Mohon maaf sebelumnya, untuk anda yg membuat berita ini, tolong lebih teliti lagi. Masalahnya foto yg anda gunakan sebagai cover berita adalah foto ASN dan THL Kec. Madidir, sehingga terkesan dalam foto tersebut adalah oknum Pala/RT yang dimuat dalam berita anda. Penggunaan foto ini atas ijin siapa?
Terima kasih atas masukan dan kritisinya ke redaksi,semoga kami bisa berkarya lebih baik lagi dari informasi pembaca setia kami