INAnews.co.id, Jakarta – August Hamonangan Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengunjungi Tenda Perjuangan Pengurus Komisariat (PK) PT Dian Rakyat FSB NIKEUBA DKI Jakarta selaku korban pemutusan hubungan kerja (PHK) dari PT Dian Rakyat dan belum menerima pesangon sejak 2017. Kunjungan Wakil Rakyat dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini didampingi oleh jajaran Pengurus DPC PSI Jakarta Timur pada Jumat (27/8/2021).

August Hamonangan berdialog di dalam tenda perjuangan bersama kawan lawan buruh ex Dian Rakyat.
Kedatangan Auguts Hamonangan disambut hangat oleh Ketua Umum DPP FSB NIKEUBA -KSBSI Carlos Rajagukuguk, Koordinator Wilayah Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (Korwil KSBSI Jakarta ) M.Horry, Bambang SY Ketua DPC FSB Nikeuba KSBSI DKI Jakarta dan Juga Adi Ardiansyah selaku Pengurus Komisariat (PK) di PT Dian Rakyat serta puluhan buruh ex PT Dian Rakyat.
Carlos Rajaguguk selaku ketua umum DPP FSB NIKEUBA -KSBSI, dalam kesempatan dialog dengan August Hamonangan menyampaikan “Saat ini, masalah perselisihan hubungan industrial antara PK FSB NIKEUBA DKI Jakarta dengan PT Dian Rakyat sedang memasuki tahap ke 3 sidang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Kami mohon dukungan doa dan semangat, agar persoalan ini membawa hasil yang maksimal dan perusahaan tersebut segera dipailitkan.”

August Hamonangan menampung semua aspirasi dan menampung keluhan kawan kawan buruh.
Selanjutnya Carlos menginginkan wakil rakyat dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu untuk membantu mengawal proses keadilan. Supaya, bagi anggotanya yang sudah 4 tahun berjuang di tenda perjuangan PK FSB NIKEUBA DKI Jakarta, benar-benar mendapatkan hak yang mereka sedang perjuangkan.
Dalam kesempatan yang sama bambang SY selaku Ketua DPC FSB Nikeuba KSBSI DKI Jakarta dan juga Pengurus DPP bidang konsolidasi berharap kehadiran August Hamonangan bisa mendengarkan persoalan ex buruh perusahaan Dian Rakyat. Kemudian, setelah pertemuan itu juga bisa dibahas di tingkat DPRD DKI Jakarta. Kehadiran Anggota Dewan dari DPRD DKI ini adalah yang pertama sejak kasus PT Dian rakyat ini mencuat dan bambang SY berharap semoga kedatangan wakil rakyat ini memberikan semangat baru teman teman buruh yang sedang berjuang untuk mendapatkan pesangon yang sudah menjadi Haknya.

August Hamonangan memberikan ricebox sebagai simbol bahwa wakil rakyat akan selalu hadir di masyarakat yang membutuhkan.
Kemudian Adi Ardiansyah selaku Pengurus Komisariat (PK) di PT Dian Rakyat, mengatakan bahwa dirinya dan rekan rekan buruh sebenarnya sudah patah arang dengan kondisi ini yang terus bertahan di dalam tenda perjuangan menunggu pesangon selama 4 tahun ditambah adanya Pandemi Covid-19 yang masih terjadi sampai hari ini,hal ini menyebabkan ratusan ribu buruh di DKI Jakarta menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Dan pemerintah belum memberikan solusi kongkrit. Jadi kami berharap wakil rakyat DKI Jakarta harus turun ke lapangan mendengarkan keluhan buruh,” Tegasnya.
Menanggapi apa yang disampaikan kawan kawan buruh ex Dian Rakyat August menyampaikan “ kedatangannya ke tenda Perjuangan Ini adalah bentuk kepedulian wakil rakyat, dikala melihat dan menyaksikan kesulitan yang dialami masyarakat seperti ini yang kehilangan pekerjaan dan belum menerima pesangon.” kata August kepada media.

August Hamonangan di dampingi oleh Ketua Umum DPP FSB NIKEUBA -KSBSI Carlos Rajagukuguk, Koordinator Wilayah Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (Korwil KSBSI) M.Horry, Bambang SY Ketua DPC FSB Nikeuba KSBSI DKI Jakarta dan Juga Adi Ardiansyah selaku Pengurus Komisariat (PK) di PT Dian Rakyat.
Ditambahkannya, sebagai wakil rakyat dan kader partai, baginya sudah merupakan kewajiban untuk membantu setiap permasalahan yang timbul di tengah-tengah masyarakat.
August Hamonangan juga menyampaikan akan menegur Aparat Sipil Negara (ASN) DKI Jakarta terkait masalah ini. Karena dianggap tidak becus memperhatikan nasib buruh yang sudah bertahun-tahun tidak selesai.”
“Kami atas nama Partai Solidaritas Indonesia akan terus berjuang untuk masyarakat. Karena kami lahir dan besar, itu karena dukungan dari masyarakat,”






