Menu

Mode Gelap
Direktur Utama BEI Mengundurkan Diri usai Insiden Dua Hari Lalu Sidang TPPU Hasbi Hasan: Integritas Jaminan Hakim Bebas Intervensi Legitimasi Pemerintah 80 Persen Vs Demokrasi 20 Persen Marak Makelar Dapur MBG, Kepala BGN Diminta Turun Lapangan Tinjau Dapur 3 T Amien Rais Kritik Rencana Pembukaan Kebun Sawit Baru di Tengah Ancaman Banjir Rayakan Momen Lebaran Penuh Harmoni: Manzone & Minimal Luncurkan Koleksi Sarimbit Eksklusif Bersama Rezky Aditya dan Citra Kirana

POLITIK

Fauzan Khalid Jadi Dewan Pakar, Angin Segar Untuk Partai Nasdem

badge-check


					Fauzan Khalid Jadi Dewan Pakar, Angin Segar Untuk Partai  Nasdem Perbesar

INAnews.co.id,Lombok Barat – Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid resmi bergabung di Partai Nasdem. Ia didapuk menjadi ketua Dewan Pakar DPW Nasdem NTB. Sebagai orang partai, Fauzan menyatakan siap membesarkan Nadem dan memenangkan Pemilu mendatang.“Iya saya di minta jadi dewan pakar,” kata Fauzan Khalid

Awalnya, Fauzan Khalid dua periode ini digadang-gadang menjadi orang nomor satu di DPW Partai Nasdem NTB. Namun belakangan yang terpilih adalah Hj. Sitti Rohmi Djalillah.

Soal ini Fauzan Khalid menganggap hal itu biasa muncul saat ada pemilihan ketua partai. Ia mengaku namanya juga muncul saat Musda Golkar NTB.“ Itu biasa hanya dinamika. Di Partai Golkar kan dulu juga begitu,” ungkapnya.

Bergabungnya Fauzan Khalid ke Partai Nasdem akan semakin memantapkan partai ini mencapai target politik di Pemilu maupun Pilkada mendatang. Sebagai orang nomor satu di Lombok Barat, Fauzan akan menjadi magnet partai untuk meraih suara. Fauzan mengaku beberapa kali diminta bergabung dan akhirnya ia mengiyakan.

“ Di satu sisi kita tidak di mana-mana, jadi tidak punya alasan bilang tidak,” ungkapnya.

Yang pasti lanjutnya, misinya bergabung dengan Partai Nasdem adalah turut bersama Hj. Sitti Rohmi Djalillah untuk membesarkan partai tersebut.

“Yang pasti Partai Nasdem ini nasionalis-religius, kalau ditanya lagi pasti jawabannya positif,” tegasnya kemudian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Legitimasi Pemerintah 80 Persen Vs Demokrasi 20 Persen

30 Januari 2026 - 14:12 WIB

Amien Rais Kritik Rencana Pembukaan Kebun Sawit Baru di Tengah Ancaman Banjir

30 Januari 2026 - 09:00 WIB

UU Cipta Kerja Dinilai Permudah Perusakan Lingkungan

29 Januari 2026 - 19:23 WIB

Populer POLITIK