INAnews.co.id, Sukabumi –Memperingati hari HIV/AIDS sedunia Serikat Buruh Muslimin Indonesia (SARBUMUSI) menggelar acara Executive Breafing Deklarasi Komitmen Non Diskriminasi HIV/AIDS dibarengi dengan kegiatan Pelatihan penanganan dan Tes HIV/Aids atau atau voluntary counselling and testing (VCT), melaksanakan vaksinasi, Kegiatan donor darah dan Kampanye STOP HIV/Aids dengan penempelan stiker pada angkuan umum di seputar kota Sukabumi.
Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari ini didukung Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Sukabumi Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, DPP Konfederasi Serikat Buruh Muslimin Indonesia (K-Sarbumusi), DPC K-Sarbumusi Kota Sukabumi dan Ibu Early Dewi Nuriana selaku Perwakilan dari International Labour Organization (ILO) .

Bekerja sama dengan Pemkot Sukabumi mengadakan pemeriksaan HIV-Aids, vaksinasi ODHA, vaksinasi masyarakat umum, donor darah.
Kegiatan hari pertama di isi dengan penandatanganan & deklarasi komitment anti diskriminasi HIV-Aids yang dilakukan oleh Wali Kota Sukabumi, Ketua DPC K-Sarbumusi Kota Sukabumi, Ketua DPC K-Sarbumusi Kabupaten Sukabumi, Wakil Presiden DPP K-Sarbumusi, Komisi Penanggulangan Aids Kota Sukabumi, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi, Organda Kota Sukabumi dan Kepala Terminal Tipe A Sukabumi.
Selanjutnya pada hari kedua panitia melaksanakan pelatihan konselor sebaya yang diikuti oleh 30 peserta anggota Sarbumusi.
Kemudian pada hari ketiga sebagai puncak acara K – Sarbumusi bekerja sama dengan Pemkot Sukabumi mengadakan pemeriksaan HIV-Aids, vaksinasi ODHA, vaksinasi masyarakat umum, donor darah, serta sosialisasi dan penempelan stiker Kampanye STOP HIV/Aids kepada angkutan umum.
Dijelaskan oleh panitia terkait penempelan sticker kampanye STOP HIV/Aids di kaca belakang angkutan umum disemua angkutan kota Sukabumi, karena sektor transportasi itu sebenarnya adalah basis K-Sarbumusi yang sangat cukup kuat dan strategis.

Penempelan stiker Kampanye STOP HIV/Aids kepada angkutan umum.
Dalam sambutannya saat menghadiri puncak peringatan Hari Aids sedunia tingkat Kota Sukabumi, di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi pada Rabu (1/12/2021) Andri Setiawan Hamami selalu Wakil Walikota Sukabumi menyampaikan “Bahwa Sukabumi masuk dalam daerah rawan penyebaran, makanya diperlukan peran semua lini.” ungkap Wakil Walikota.
” Kegiatan yang dilaksanakan K-Sarbumusi ini Momen yang tepat untuk memperkuat upaya meminimalisir penyebaran kasus HIV/AIDS dan juga sebuah upaya untuk mewujudkan zero kasus HIV pada 2030 mendatang.”tambah Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami.
“Kota Sukabumi merupakan daerah rawan penyebaran HIV karena merupakan pusat kegiatan wilayah. Sehingga keberadaan ILO dan K-Sarbumusi dalam momen hari AIDS dapat memperkokoh upaya penanganan dan pencegahan HIV/AIDS.”
Lebih lanjut Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami menjelaskan Pemkot Sukabumi sangat mengapresiasi kegiatan K-Sarbumusi dengan International Labour Organization (ILO) ini sehingga pencanangan Three Zero yaitu zero infeksi baru HIV, zero kematian karena AIDS dan zero diskriminasi dapat dapat diwujudkan.

K-Sarbumusi dan ILO Mendukung Vaksinasi Serentak untuk Indonesia.
Atas kegiatan yang dilaksanakan di Kota Sukabumi dengan di Inisiasi oleh K- Sarbumusi dengan Deklarasi Komitmen Anti Diskriminasi HIV-Aids, maka pada kesempatan itu Pemkot Sukabumi memberikan apresiasi kepada K-SARBUMUSI dengan memberikan Piagam Penghargaan dari Walikota Sukabumi Achmad Fahmi “sebagai organisasi yang berperan aktif dalam penanggulangan HIV-AIDS di Kota Sukabumi”.
Dalam kesempatan memberikan Piagam Penghargaan pada K-Sarbumusi, Andri Setiawan Hamami selaku Wakil Walikota Sukabumi, kembali mengingatkan bahwa peran elemen masyarakat seperti buruh sangat penting dalam pencegahan penyebaran HIV. Terutama dalam memberikan edukasi dan sosialisasi pencegahan HIV.
Pada puncak peringatan hari AIDS juga digelar vaksinasi Covid-19. Harapannya cakupan vaksinasi warga terus meningkat agar tercapai herd immunity di tengah masyarakat terhadap penyebaran Covid-19.Tandasnya.






