Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

Uncategorized

SMA N 1 Lobalain Gelar Sekolah Tatap Muka, Wali Murid Diminta Aktif Awasi Anak Didik

badge-check


					SMA N 1 Lobalain Gelar Sekolah Tatap Muka, Wali Murid Diminta Aktif Awasi Anak Didik Perbesar

INAnews.co.id , Rote Ndao – Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Lobalain Kabupaten Rote Ndao, Jermias Manafe,S.Pd, Sabtu 29 januari 2022 sampaikan soal pelaksanaan KBM.

Jerman sampaikan jika SMA Negeri 1 sudah laksanakan Belajar Tatap Muka.

” Namun ada sejumlah kendala yang dialami para siswa, dimana ada sejumlah siswa saat KBM berlangsung tidak masuk kelas namun berada diluar kelas,” ucap Jerman.

Dirinya sebagai Kepala Sekolah instruksikan agar para dewan guru untuk memberikan pemahaman agar siswa masuk kelas.

” Masih ada sebagian saat didatangi guru diluar kelas memilih untuk lari, dan guru tidak bisa berbuat banyak karena takut para anak didik dikejar dan terjadi lakalantas guru yang disalahkan,” ujar Jerman.

Lanjutnya, dirinya sebagai Kepala Sekolah berharap para wali siswa memberikan pemahaman kepada anak didik untuk mengikuti KBM.

Karena keberhasilan anak didik bukan saja, guru tapi keterlibatan semua komponen termasuk masyarakat dan orang tua.

Jerman juga sampaikan tahun ajaran 2021 SMA N 1 Lobalain terpilih sebagai sekolah penggerak dimana para siswa tidak lagi dibagi dalam jurusan, tapi disesuaikan dengan bakat dan minat sehingga perlu mengikuti kegiatan Belajar Mengajar ( KBM).

” Sehingga bisa mengejar materi pelajaran saat dilanda pendemi covid,” kata Jermias Manafe yang biasa disapa Jerman.

Jerman juga mengatakan para anak didik kelas XII awal bulan April akan mengikuti ujian sekolah untuk penentuan ketulusan,  sehingga diharapkan para wali murid membantu mengigatkan anaknya yang saat ini dikelas XII sebagai kelas ujian.

Jerman juga meminta para orang tua untuk membantu para siswa agar menggunakan gawai sesuai dengan peruntungnya, karena diduga ada sebagian siswa menggunakan gawai salah fungsi.

” Kita di sekolah larang agar para siswa tidak menggunakan HP, tapi ada yang berhasil lolos bermain HP disekolah. Jadi jikalau siswa hendak menggunakan HP saat KBM gurunya melaporkan kepada Kepsek, setelah itu baru dilaksanakan KBM, ” kata Jerman.

 

Penulis: Dance Henukh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ironi Penegakan Hukum: Aktivis Literasi Diburu, Massa Penjarah Terorganisir Lolos

20 Februari 2026 - 18:46 WIB

Fatwa Pembiayaan Bermasalah Baru Ada untuk Murabahah

16 Februari 2026 - 22:38 WIB

Ikrar Nusa Bhakti Kritisi Anggaran Rp17 Triliun untuk BoP Trump

4 Februari 2026 - 09:42 WIB

Populer Uncategorized