Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

Uncategorized

SMA N 1 Lobalain Gelar Sekolah Tatap Muka, Wali Murid Diminta Aktif Awasi Anak Didik

badge-check


					SMA N 1 Lobalain Gelar Sekolah Tatap Muka, Wali Murid Diminta Aktif Awasi Anak Didik Perbesar

INAnews.co.id , Rote Ndao – Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Lobalain Kabupaten Rote Ndao, Jermias Manafe,S.Pd, Sabtu 29 januari 2022 sampaikan soal pelaksanaan KBM.

Jerman sampaikan jika SMA Negeri 1 sudah laksanakan Belajar Tatap Muka.

” Namun ada sejumlah kendala yang dialami para siswa, dimana ada sejumlah siswa saat KBM berlangsung tidak masuk kelas namun berada diluar kelas,” ucap Jerman.

Dirinya sebagai Kepala Sekolah instruksikan agar para dewan guru untuk memberikan pemahaman agar siswa masuk kelas.

” Masih ada sebagian saat didatangi guru diluar kelas memilih untuk lari, dan guru tidak bisa berbuat banyak karena takut para anak didik dikejar dan terjadi lakalantas guru yang disalahkan,” ujar Jerman.

Lanjutnya, dirinya sebagai Kepala Sekolah berharap para wali siswa memberikan pemahaman kepada anak didik untuk mengikuti KBM.

Karena keberhasilan anak didik bukan saja, guru tapi keterlibatan semua komponen termasuk masyarakat dan orang tua.

Jerman juga sampaikan tahun ajaran 2021 SMA N 1 Lobalain terpilih sebagai sekolah penggerak dimana para siswa tidak lagi dibagi dalam jurusan, tapi disesuaikan dengan bakat dan minat sehingga perlu mengikuti kegiatan Belajar Mengajar ( KBM).

” Sehingga bisa mengejar materi pelajaran saat dilanda pendemi covid,” kata Jermias Manafe yang biasa disapa Jerman.

Jerman juga mengatakan para anak didik kelas XII awal bulan April akan mengikuti ujian sekolah untuk penentuan ketulusan,  sehingga diharapkan para wali murid membantu mengigatkan anaknya yang saat ini dikelas XII sebagai kelas ujian.

Jerman juga meminta para orang tua untuk membantu para siswa agar menggunakan gawai sesuai dengan peruntungnya, karena diduga ada sebagian siswa menggunakan gawai salah fungsi.

” Kita di sekolah larang agar para siswa tidak menggunakan HP, tapi ada yang berhasil lolos bermain HP disekolah. Jadi jikalau siswa hendak menggunakan HP saat KBM gurunya melaporkan kepada Kepsek, setelah itu baru dilaksanakan KBM, ” kata Jerman.

 

Penulis: Dance Henukh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketua Pusaka NTB Tegaskan Isu BTT Pemprov NTB Bersifat Konstruktif Demi Kondusivitas Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

22 Desember 2025 - 20:29 WIB

Setelah Ramai Diberitakan, EO HUT Kota Baubau Akhirnya Lunasi Honor Penampil Lokal

1 November 2025 - 15:40 WIB

Bridgestone dan Walikota Bekasi Dukung Program Institut STIAMI

29 September 2025 - 16:09 WIB

Bridgestone dan Walikota Bekasi Dukung Program Institut STIAMI
Populer Uncategorized