INAnews.co.id Bitung– Pungutan Liar (Pungli) seakan tidak pernah lepas dari dunia Pendidikan yang ada di Kota Bitung, seperti yang terjadi disalah satu Sekolah Dasar (SD) Inpres 7/83 Girian Weru II, Kecamatan Girian, Kota Bitung.
Hal ini disampaikan salah satu orang tua murid yang tidak mau di publish namanya, dia (orang tua murid) menyampaikan kebeberapa awak media, bahwa anaknya diperintahkan oleh gurunya untuk membawa makanan dan kue untuk kegiatan pertemuan para Kepala Sekolah, Jumat 11 Maret 2022.
“Hal ini sudah beberapa kali terjadi, setiap diadakan pertemuan yang dilaksanakan di Sekolah, makanan (Konsumsi) dibebankan ke siswa tanpa ada kesepakatan dengan kami para orang tua murid, mohon jangan dibebankan ke siswa apa lagi saat ini masih dalam masa pandemi”, harap orang tua murid.
Ketika dikonfirmasi kepada Kepala Sekolah SD Inpres 7/83 Noch Tulung S.pd, M.M.Pd, membenarkan permintaan tersebut, menurut Kepala Sekolah ini bahwa ada kegiatan pertemuan yang akan dilaksanakan di Sekolah nya itu, sehingga ada beberapa siswa yang ditunjuk untuk membawakan Makanan atau Kue.
“Iya benar, ada beberapa siswa yang ditunjuk untuk membawa Kue, karena pada hari selasa mendatang akan dilaksanakan pertemuan para Kepala Sekolah, Bendahara, dan Operator yang ada di dua Kecamatan, tapi kami hanya memilih bagi siswa yang mampu saja karena kegiatan ini tidak memiliki anggaran”, ucap Noch.






