Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

Uncategorized

Panen Perdana Lele, “Poktan Bintang Unggas”, Ketua Gerbang Emas Pamulang: Tingkatkan Produktivitas dan Kualitasnya

badge-check


					Panen Perdana Lele, “Poktan Bintang Unggas”, Ketua Gerbang Emas Pamulang: Tingkatkan Produktivitas dan Kualitasnya Perbesar

 

INAnews.co.id, Tangerang Selatan – Gerbang Emas Pamulang melalui Poktan dan Pokdakan di kahir bulan April 2022 sudah memasuki panen perdana. Salah satunya Kelompok Tani (Poktan) Bintang Unggas melakukan panen perdana ikan lele hasil kerambah apung di Kelurahan Pamulang Timur, Kec Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (23/04/2022).

Saat ditemui media saat panen perdana, Jumat (22/04/2022), Ketua Poktan Bintang Unggas Hotmian Boru Samosir (Borsam) didampingi Nurlela Boru Simajuntak, dan Masdelina  boru Lubis mengatakan, hari ini kita panen perdana sebanyak 400 Kilogram ikan lele yang selama tiga bulan lebih kita budidayakan.

“Terlaksananya panen perdana, berkat support dan dukungan Gerbang Emas Pamulang, termasuk juga bimbingan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Jombang, Tangerang Selatan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tangerang Selatan beserta unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan setempat.” tuturnya.

Lanjutnya lagi, kami sejak awal memulai budidaya ikan lele selalu dibantu Gerbang Emas Pamulang, termasuk penyediaan lahan kolam dengan sistim kerambah. Awalnya, kita tebarkan bibit ikan lele sebanyak 5000 ekor dan dalam waktu tiga bulan lebih baru kita panen hari ini.

“Syukurlah, satu kerambah sudah panen perdana sebanyak ± 3.200 lele, sedangkan 6 kerambah lagi, sebelumnya sudah kita tebar bibit lele, yang kemungkinan siap panen satu setengah bulan ke depan.” ungkapnya.

Borsam juga menambahkan, ke depan, kami sangat berharap terus mendapat dukungan, baik dari Gerbang Emas Pamulang, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tangerang Selatan, BPP Jombang dan pihak lainnya.

Ditanya untuk pemasarannya, hal ini dijawab oleh Borsam bahwa soal kondisi pasar, menurutnya, sangat menjanjikan dimana untuk lele basah harga di kisaran Rp 17.000-Rp 18.000 per kg.

“Penjualan ikan lele khususnya di Kota Tangerang Selatan sangat menjanjikan, selain memenuhi pangsa pasar lokal, kita merencanakan ke depan dapat menembus di luar Tangerang Selatan. Tentunya kami juga akan memperbanyak kerambah lagi. Untuk saat ini kita memiliki 10 kerambah dan dalam waktu dekat kita pasang 6 kerambah lagi.” ujarnya.

Sementara itu,Ketua Gerbang Emas Pamulang, Rahmat Daeng mengatakan sangat senang dengan panen perdana yang dilakukan Poktan Bintang Unggas.

“Untuk pembudidayaan ikan lele ini, kita selalu berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tangerang Selatan untuk mendapatkan saran dan masukan untuk perkembangan ke depan para petani yang ada di Gerbang Emas Pamulang.” katanya.

“Kita harapkan, panen perdana ini, dapat memicu semangat Poktan dan Pokdakan lainnya terutama yang ada di Gerbang Emas Pamulang untuk terus berusaha dan berupaya agar menghasilkan yang terbaik lagi kedepannya. Dengan demikian akan menambah pendapatan kelompok tani nantinya.’ terang Daeng.

Daeng juga berharap agar Poktan – Poktan dan Pokdakan lainnya, tetap semangat, terus berkarya dan berinovasi dalam budidaya ikan lele, nila merah,Akuaponik, cacing dan lainnya, yang nantinya hasil panennya dapat dipasarkan ke pasar tradisional,  supermarket atau swalayan dengan jumlah yang lebih besar lagi.

” Kita tidak memungkiri, awalnya  para anggota Poktan ragu, apakah budidaya ikan lele akan berhasil karena baru pertama kali dicoba di kelurahan ini. Namun, karena diyakinkan semua pihak, maka berjalanlah budidaya ikan lele dan hari ini terlihat hasilnya dengan panen perdana,” ungkapnya.

Dijelaskan Rahmat Daeng, untuk saat ini, di Gerbang Emas Pamulang sudah terbentuk 4 Poktan dan 4 Pokdakan dan.kemungkinan akan bertambah lagi kedepannya. ” Ini tidak terlepas dukungan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tangerang Selatan, BPP dan Lurah Pamulang Timur serta para anggota lainnya.” terangnya.

Sementara itu, Sekdis Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tangerang Selatan Maringan Sihotang saat dikonfirmasi media, mengatakan, kita mendapat informasi langsung dari pihak Gerbang Emas Pamulang dimana mereka mengundang untuk meninjau kolam budidaya ikan lele, nila merah, Akuaponik dan budidaya cacing.

“Setelah melihat lokasi lahan dan semangat para kelompok Poktan dan Pokdakan, ternyata lahan ini sangat cocok untuk pembudidayaan ikan lele dan nila merah serta lainnya.” katanya.

Ia juga menambahkan, tentunya, kita tetap memberikan pembekalan kepada kelompok tani ini. Syukurlah dalam waktu yang singkat, salah satu poktan yaitu Poktan Bintang Unggas yang difasilitasi Gerbang Emas Pamulang, sudah melakukan panen perdana ini.” ujar Maringan Sihotang.

Maringan berharap agar kegiatan pembudidayaan dapat terus berlanjut. Selain itu, Kita harus lihat secara positif dalam berbagai hal, sebagai pemula, masih banyak kekurangan, tapi dengan semangat kelompok yang ada dan bimbingan pemerintah serta fasilitasi yang ada di Gerbang Emas Pamulang, para Poktan dan Pokdakan harus optimis agar kedepannya bisa memanen dalam jumlah yang lebih besar lagi ke depan.

Sedangkan, Lurah Pamulang Timur Ade Heri juga menyampaikan apresiasi dengan dilaksanakannya panen perdana ikan lele yang ada di wilayah Pamulang Timur.

“Panen perdana ini bentuk kerjasama yang baik dengan seluruh stakeholder. Hubungan yang baik ini dapat terus kita tingkatkan sehingga ke depan kita dapat sama-sama membantu perekonomian di daerah ini. Kepada kelompok tani Bintang unggas dan Poktan serta Pokdakan, harapan kami agar menjadi untuk menjadi Urban Farming,” ujarnya.

“Tetap semangat agar menjadi petani kota yang sukses dan hasil panen dapat memenuhi quota/kebutuhan ikan lele di wilayah Tangerang Selatan.(lingga/MN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketua Pusaka NTB Tegaskan Isu BTT Pemprov NTB Bersifat Konstruktif Demi Kondusivitas Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

22 Desember 2025 - 20:29 WIB

Setelah Ramai Diberitakan, EO HUT Kota Baubau Akhirnya Lunasi Honor Penampil Lokal

1 November 2025 - 15:40 WIB

Bridgestone dan Walikota Bekasi Dukung Program Institut STIAMI

29 September 2025 - 16:09 WIB

Bridgestone dan Walikota Bekasi Dukung Program Institut STIAMI
Populer Uncategorized