Menu

Mode Gelap
Prabowo Pernah Sebut Cagub Harus Siapkan Rp300 Miliar Maju Pilkada BAT Bank Akui Dana USD 1 Juta Dikuasai, CWIG Ultimatum Pengembalian Secepatnya CBA Desak Kejati Jabar Usut Pengadaan PC di Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung Keamanan Susu Bayi Harus Jadi Prioritas Aksi Buruh 15 Januari Akan Digelar di DPR, Bawa 4 Tuntutan CBA: Dugaan Anggaran Pembongkaran 98 Tiang Monorel Rp100 Miliar dan Berpotensi Mark Up

UPDATE NEWS

Warga Minta Polisi Dan Kejaksaan, Periksa Proyek Saluran Outlet Di Kota Bitung

badge-check


					Warga Minta Polisi Dan Kejaksaan, Periksa Proyek Saluran Outlet Di Kota Bitung Perbesar

 

INAnews.co.id Bitung– Proyek pembangunan Saluran Outlet yang pekerjaannya dimulai bulan Januari, di Kecamatan Maesa lebih tepatnya di samping Toko MM Kota Bitung, diduga tidak transparan dan terkesan pekeejaannya asal-asalan.

Sehingga proyek yang berbandrol Rp 2.979.000.000 menimbulkan sejumlah pertanyaan ditengah tengah masyarakat, pasalnya papan proyek yang di pasang oleh pihak kontraktor tidak mencantumkan masa kerja proyek tersebut dan lokasi pekerjaannya tidak di cantumkan secara detail.

Mengingat Pentingnya informasi papan nama proyek diantaranya memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pengerjaan proyek.

Berdasarkan pantauan beberapa awak media yang turu langsung di lapangan, pada hari Selasa 5 April 2022, proyek tersebut sudah sementara dikerjakan di beberapa titik, dari informasi masyarakat diseputaran proyek tersebut mereka tidak tau pekerjaan proyek tersebut karena papan proyeknya tidak jelas.

Salah satu masyarakat yang tidak mau namanya di publish mengatakan, kita selaku masyarakat tidak tahu, apakah proyek tersebut menggunakan APBD Bitung atau memakai dana bantuan dari Pusat yaitu dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) untuk pengerjaan itu. Dan juga berapa bulan akan diselesaikan pengerjaannya oleh kontraktor pelaksananya.

“Seharusnya papan pengerjaan itu harus mencantumkan secara detail. Dan itu wajib ada, agar masyarakat tau aliran dananya dari mana dan selesainya kapan pengerjaan bangunan, Kepolisian dan Kejaksaan harus turun tangan terkait proyek ini karena anggarannya cukup besar,” ungkap Warga

Disisi lain Kepala Bidang Sumber daya Air (SDA) Norke Ibrahim S.T saat di konfirmasi membenarkan terkait proyek tersebut, kalau masaalah tidak transparannya papan proyek tersebut pihaknya baru mengatahuinya setelah awak media mengkonfirmasinya.

“Iya benar proyeknya sementara dikerjakan, tapi kalau untuk papan proyeknya kami baru mengetahuinya dan akan kami sampaikan ke kontraktor agar papan proyeknya di rubah agar lebih transparan,” ucap Norke.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu

12 Januari 2026 - 21:59 WIB

Gakeslab Indonesia Salurkan Bantuan Korban Bencana Alam Sumatera Dan Rehabilitasi RSUD Aceh Tamiang

10 Januari 2026 - 13:06 WIB

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Populer UPDATE NEWS