INAnews.co.id Bitung– Polemik antara pemilik-pemilik toko yang ada di pusat Kota Bitung dengan Satuan Pengamanan (Satpam) pertokoan, menjadi sorotan publik pasalnya para Satpam tersebut direkrut dan dikelolah oleh salah satu LSM yang ada di Kota Bitung yaitu LSM PMM, Kamis 28 Juli 2022.
Dari hasil penelusuran beberapa awak media, bahwa LSM tersebut sudah melakukan penagihan jasa Satpam dibeberapa toko dan LSM tersebut telah menerima sejumlah uang dari pemilik toko.
Rahmat Rasubala sebagai Sekertaris POLA saat dimintai tanggapan terkait LSM yang melakukan penagihan tersebut mengatakan, bahwa LSM yang melakukan penagihan dan menjadi penyedia jasa tersebut itu tidak sesuai dengan tupoksinya sebagai LSM.

“Hal ini akan menimbulkan kecemburuan bagi semua LSM yang ada di Kota Bitung, seharusnya mereka membuat suatu Perusahan yang legalitasnya jelas, agar supaya tidak menciptakan permasalahan bagi LSM-LSM yang ada di Kota Bitung”, ucap Rasubala.
Di sisi lain Kasat Binmas Polres Bitung Rocky David saat dikonfirmasi via telepon mengatakan, bahwa dirinya sudah mengunjungi pos Satpam yang ada di pusat Kota Bitung dan telah menegur para Satpam terkait pemberitaan di salah satu media.
“Saya sempat ke Pos Satpam menegur mereka karena ada pemberitaan di media dan agak tidak singkron, tapi saya sudah sampaikan ke Direktorat Binmas polda untuk di penuhi ketentuan sesuai perudang udangan, dan kordinasikan dengan baik agar tidak berurusan denga hukum, “imbuhnya






