Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

NASIONAL

Dirjen Imigrasi Silmy Karim Cek Fasilitas TPI di Bandara Soekarno-Hatta

badge-check


					Dirjen Imigrasi Silmy Karim Cek Fasilitas TPI di Bandara Soekarno-Hatta Perbesar

INAnews.co.id, Tangerang– Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim meninjau fasilitas auto-gate dan jalur khusus Electronic Visa on Arrival (e-VOA) serta ITAS
Online di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis 5 Januari 2023.

“Saya meminta agar dibuatkan petunjuk yang lebih ramah pengguna sehingga WNA subjek eVOA dapat terinformasikan dengan baik. Yang terjadi selama ini, banyak WNA subjek e-VOA masih mengantri pembayaran di konter bank,” ujar Silmy dalam rilis diterima redaksi jumat 6 Januari 2023.

Ia mengimbau agar jajarannya perkuat pelayanan, walau sedang low season.

“Auto-gate jangan sampai ada kendala, meskipun saat sedang tidak ada penumpang,” tegasnya.

Lanjut, Silmy, sejalan dengan amanat yang disampaikan Presiden Joko Widodo, Imigrasi harus terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada WNI dan WNA.

“Salah satu yang harus diupayakan adalah transformasi kapabilitas Direktorat Jenderal Imigrasi
melalui peningkatan efektifitas dan efisiensi organisasi,” tuturnya.

Silmy menambahkan, Imigrasi dapat benar-benar memfasilitasi pertumbuhan ekonomi nasional
melalui investasi dan talenta global.

“Ini merupakan salah satu fungsi keimigrasian yang menjadi
atensi khusus Direktorat Jenderal Imigrasi,” ucapnya.

Sambungnya  sebagai  salah satu pintu masuk utama Indonesia dengan volume lalu lintas yang sangat tinggi, TPI Bandara Soekarno-Hatta menjadi target utama untuk dijadikan proyek percontohan apabila ke depannya terdapat pengembangan layanan keimigrasian, khususnya paspor dan visa.

Saat ini, Warga Negara Asing (WNA) dari 86 negara dapat masuk melalui TPI Bandara SoekarnoHatta dengan lebih cepat menggunakan e-VOA.

Warga Negara Asing cukup menunjukkan QR Code pada e-VOA di konter imigrasi, sedangkan pembayaran dilakukan sebelum memasuki Indonesia dengan kartu kredit atau debit berlogo Visa atau Mastercard.

Silmy berharap imigrasi tidak menanggalkan fungsinya dalam pengamanan negara.

“Kita harus mencari cara yg terbaik agar semua bisa sesuai dengan harapan, wajah Indonesia menjadi lebih cantik karena layanan kita, dan tetap aman dengan penegakan hukum keimigrasian yang menjadi tupoksi kita,” tutup Silmy.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa

25 Februari 2026 - 23:34 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

BRICS atau Trump? Bukti Indonesia Kehilangan Orientasi Politik Luar Negeri

24 Februari 2026 - 17:12 WIB

Populer NASIONAL