INAnews.co.id, Jakarta– Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menpora.
Hal itu juga disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Presiden mengatakan jika Amali belum secara resmi mengundurkan diri dari posisi Menpora.
Pengunduran diri baru disampaikan secara informal.
“Secara resmi, secara tertulis belum. Informal sudah,” kata Jokowi kepada wartawan di Jakarta Selatan, Selasa 21 Februari 2023.
Namun Jokowi belum mengungkap siapa pengganti Amali. Dia akan menyampaikan hal tersebut setelah resmi diangkat.
Sebelumnya, Amali melapor kepada Presiden Jokowi soal posisinya sebagai Waketum PSSI.
Zainudin menyebut Jokowi telah mengizinkannya fokus menjadi pengurus PSSI.
Sebelum pengunduran dirinya, Zainudin Amali mengunjungi pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (20/2) siang.
Menpora Amali tiba di lokasi sekitar pukul 13:00 WIB, langsung disambut oleh Presiden Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) Eddy Wirajaya.
Di sana Menpora Amali mendapat penjelasan mengenai mobil Esemka dari Eddy Wirajaya.
“Hari ini saya sengaja mampir kesini (IIMS 2023) karena salah satu yang dipamerkan di sini adalah mobil Esemka. Waktu awal peluncuran saya pernah melihat mobil Esemka ini. Tapi ternyata sekarang variannya lebih dari satu jadi itulah yang membuat saya penasaran, ya sudah saya mampir,” katanya.
Menpora Amali sempat mencoba duduk di kursi pengemudi Bima EV.
Saat duduk Menpora Amali memperhatikan bagian interior mobil tersebut.
“Saya kira untuk wisata muatnya 11 orang. Dan ini (mobil Esemka) nyaman apalagi mengunakan batere jadi saya kira semakin banyak kita memproduksi yang seperti ini semakin bagus,” katanya.
“Energi hijaunya sudah mulai di dorong. Bahkan bakar yang tidak bisa diperbaharui mulai berkurang. Jadi saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Kementerian Perindustrian dalam membangun ekosistem tentang industri otomotif yang sangat baik,” sambungnya.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo mendorong penggunaan produk dalam negeri termasuk di bidang otomotif.
“Pak Presiden, Menteri Perindustrian, Menko Perekonomian semuanya satu langkah untuk mendorong industri dalam negeri makin maju termasuk di bidang otomotif. Saya kira ini menjadi satu keniscayaan karena dengan begitu serapan tengah kerja dan bahan baku kita semuanya punya,” jelasnya.






