Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

DAERAH

Parkir Pelanggan Toko Ritel di Rote Ndao Dianggap Mengganggu Pengguna Jalan dan Jamaah Gereja

badge-check


					Parkir Pelanggan Toko Ritel di Rote Ndao Dianggap Mengganggu Pengguna Jalan dan Jamaah Gereja Perbesar

INAnews.co.id, Rote Ndao – Badan jalan di depan Gereja Salom di Kelurahan Mokdale terganggu akibat digunakan sebagai lahan parkir dari toko ritel sebelahnya.
Atas hal ini terjadi jalan di depan gereja Salom Mokdale  menjadi sempit dan dapat mengakibatkan kecelakaan. Pantauan tim INAnews pada rabu malam 24 mei 2023 sekitar dua meter depan Gereja Salom Mokdale digunakan sebagai lahan parkir.

Lahan parkir untuk pelanggan toko pada Rabu malam 23 mei 2023, tampak badan jalan depan Gereja Salom Mokade digunakan lahan parkir ( foto : INAnews)

Kabag Ops Polres Rote Ndao Mat Nawawi menjelaskan dari pihak manajemen toko telah mengajukan surat ijin untuk tiga hari.

“Saya sudah sampaikan kepada mereka kalau untuk hari Sabtu dan Minggu di komunikasikan baik-baik dulu dengan pihak gereja Salom  Mokdale karena orang mau gereja,” ucap Nawawi saat di konfirmasi hari kamis 25 mei 2023.

Nawawi juga sudah komunikasikan dengan Kasatlantas untuk mengatur bagian parkiran.

” Tadi saya sudah pergi ke sana Toko MR DIY dan saya bilang nanti tolong kamu komunikasikan dengan yang punya lahan kosong untuk supaya nanti kendaraannya itu bisa parkir sampai di bawah. Karena wilayahnya itu sangat sempit dan nanti saya komunikasikan dengan pihak lantas untuk mengatur kendaraan disitu,” jelas Nawawi.

Nawawi juga sampaikan jika nanti ada ibadah gereja tolong pihak toko operasionalnya dimulai pukul 17.00 WITA.

“Lalu Minggu pagi saya sudah bilang jangan coba-coba untuk melakukan kegiatan disitu dan sudah ada kesepakatan dengan semua pihak gereja,” ungkap Nawawi.

Nawawi juga sudah mengingatkan harus ada pengertian sesama pihak khususnya kepada gereja Slalom.

“Tidak hanya sesuai permintaan 3 hari saja dan mereka bilang sudah bicarakan dengan Pemda jadi nanti Pemda nanti yang urus parkiran,” ucapnya.

Nawawi sampaikan jika pihak kepolisian melakukan pengamanan sesuai dengan surat yang diajukan.

“Sekarang ini mereka tidak ada komunikasi dengan saya untuk turunkan anggota polisi untuk mengatur parkiran di toko itu.Nanti sebentar saya kasih kasat lantas untuk ke sana biar nanti tegur mereka atau solusinya supaya nanti Kasat lantas yang urus,” ucap Nawawi.

Sementara , Suma,  Manajer MR D.I.Y. di Rote Ndao mengatakan untuk masalah parkiran sudah bicarakan dengan pihak kepolisian jadi dari Pemda juga sudah membantu penanganan parkiran.

“Kami juga sudah serahkan semuanya kepada pihak Polres Rote Ndao, jadi untuk penjelasan lebih jelas bisa dikonfirmasikan dengan pihak Ops Polres Rote Ndao,” ujar Suma pada Kamis 25 mei 2023.

 

 

Reporter  : Dance Henukh

Editor : M Helmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango

9 Januari 2026 - 18:59 WIB

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Pantai Pohon Cinta, Ikon Wisata Favorit di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo

8 Januari 2026 - 16:13 WIB

Populer DAERAH