INAnews.co.id, Jakarta– Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Muhammad Cholil Nafis merespons pertemuan lima orang nahdliyin dengan Presiden Israel, Isaac Herzog, seperti yang viral di media sosial.
Dalam responsnya, Kiai Cholil mengatakan bahwa pertemuan mereka dengan Presiden Israel telah melukai perasaan umat Islam dan Indonesia.
Pertemuan mereka pun kata Kiai Cholil tidak bisa diterima oleh nalar sehat—presiden yang sedang menghancurkan manusia dan kemanusiaan di Palestina.
“Kita semua sdg melawan genosida yg dilakukan Israel sungguh kunjungan mereka itu keterlaluan,” kecam Kiai Cholil.
Belum dapat dipastikan apa motif kelima orang itu bertemu Presiden Israel. Namun, usai PBNU mengetahui, ormas terbesar umat Islam itu akan memanggil mereka untuk tabayun.






