Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

KEUANGAN

Managing Director of Operations Wold Bank Mengunjungi Menkeu, Ini yang Dibicarakan

badge-check


					Foto: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati terima kunjungan kerja Managing Director of Operations World Bank, Anna Bjerde, dok. Kemenkeu Perbesar

Foto: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati terima kunjungan kerja Managing Director of Operations World Bank, Anna Bjerde, dok. Kemenkeu

INAnews.co.id, Jakarta– Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati terima kunjungan kerja Managing Director of Operations World Bank, Anna Bjerde pada Senin (22/7/2024) di Kantor Kemenkeu.

Menurut Menkeu, kunjungan Anna ke Indonesia selain untuk meninjau dua proyek di Indonesia, yaitu proyek irigasi untuk agrikultur dan program pengetasan stunting, namun juga untuk mendengar pandangan Indonesia atas berbagai langkah reformasi World Bank Group yang sedang dilakukan.

“Kami mendiskusikan mengenai berbagai isue seperti penyederhanaan prosedur di internal Bank, Pricing, New instrument and funding for global public goods seperti climate change dan juga upaya Bank Dunia memperbaiki operasi terintegrasi dengan IFC dan MIGA,” terang Menkeu, dalam keterangan resmi.

Menkeu mengatakan bahwa Anna dan tim World Bank mengapresiasi kinerja ekonomi Indonesia yang tumbuh cukup tinggi stabil sebesar 5% dengan tingkat inflasi yang rendah.

Hal ini dicapai pada saat ekonomi dunia melemah dan munculnya berbagai guncangan naiknya suku bunga dan gejolak harga komoditas dan geopolitik. Menurutnya, hal ini adalah suatu prestasi yang baik bagi Indonesia.

“Indonesia masih akan terus memperbaiki kualitas SDM melalui perbaikan kesehatan, pendidikan dan jaring pengaman sosial. Dukungan Bank Dunia dalam bidang kesehatan sangat dihargai,” kata Menkeu.

Dalam kesempatan itu, Menkeu juga menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah sedang dalam proses penyusunan RAPBN 2025, dimana saat ini merupakan periode transisi ke pemerintahan baru hasil Pemilu. Menkeu menegaskan bahwa APBN Indonesia akan tetap dijaga dan dikelola secara prudent, kredibel dan sustainable agar dapat memecahkan berbagai masalah pembangunan di Indonesia.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme

9 Januari 2026 - 10:11 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

Populer NASIONAL