INAnews.co.id, Jakarta– Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi, turun delapan poin atau 0,05 persen menjadi Rp15.343 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.335 per dolar AS. Demikian dikutip Antara.
Kemarin, nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Selasa, menguat menjelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) September 2024 pada Rabu.
Pada akhir perdagangan Selasa, rupiah naik 67 poin atau 0,43 persen menjadi Rp15.335 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.402 per dolar AS.
“Dari dalam negeri, RDG BI diperkirakan akan memutuskan suku bunga tetap di 6,25 persen, artinya penurunan bunga akan menjadi prasyarat BI untuk menurunkan bunga padahal deflasi sudah terjadi empat bulan beruntun,” kata analis Bank Woori Saudara Rully Nova, Selasa.
Selain itu, penguatan rupiah juga ditopang oleh data surplus perdagangan Agustus 2024, yang lebih tinggi dari surplus pada Juli 2024.






