Menu

Mode Gelap
Polisi Jagung Dipuji Presiden: Polri Produksi 3,57 Juta Ton Jagung Polri Catat Rekor: Sita 590 Ton Narkoba Senilai Rp1 Triliun Kapolri Pilih Mundur dan Jadi Petani daripada Polri di Bawah Menteri Tiga Digital Marketing Agency Terbaik Indonesia ALTARA Sepatu Trail Running Siap Menjangkau Kebutuhan Pelari Trail Dan Pegiat Luar Ruangan Pilkada Lewat DPRD Lebih Murah dan Kurangi Risiko Korupsi

POLITIK

Prabowo: Janganlah Mempunyai Kebiasaan Caci Maki

badge-check


					Foto: dok. ist Perbesar

Foto: dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta– Prabowo Subianto, presiden terpilih 2024-2029, mengingatkan agar tidak mempunyai kebiasaan mencaci maki.

“Sebagai bangsa yang besar, janganlah mempunyai adat, mempunyai kebiasaan caci maki. Caci maki antara kawan, caci maki dengan pemimpin, caci maki itu menurut saya tidak baik,” ujar Prabowo, di Rakornas PKB, di Jakarta, Kamis (10/10/2024).

“Itu bukan ajaran agama kita. Itu bukan ajaran agama-agama lain,” imbuhnya.

Menurut Prabowo, rakyat kita tidak suka dengan mereka-mereka yang bicaranya kasar. Pribadi bangsa Indonesia bukan pribadi yang seperti itu.

“Jangan bawa-bawa budaya dari mana—bangsa Indonesia adalah bangsa yang penuh sopan santun. Kritik dengan baik. Koreksi dengan baik,” kata Prabowo.

Jika demikian adanya, maka kata Prabowo, pasti akan ketahuan mereka-mereka yang gemar mencaci maki dan berkata kasar.

“Dan akan terbukti, tidak lama, pasti, semua yang berbuat tidak baik akan kelihatan dan akan ketahuan,” tukasnya.

Ucapan Prabowo di atas dikutip dari potongan video yang viral di media sosial. Media sosial seperti X. Saking viralnya potongan video itu, ucapan Prabowo dikait-kaitkan ke pihak tertentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Pilkada Lewat DPRD Lebih Murah dan Kurangi Risiko Korupsi

26 Januari 2026 - 18:43 WIB

Program Sekolah Rakyat untuk Putus Mata Rantai Kemiskinan

26 Januari 2026 - 15:43 WIB

Pegawai SPBG Mudah Jadi ASN, Guru Honorer Puluhan Tahun Terabaikan

26 Januari 2026 - 14:43 WIB

Populer POLITIK