Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

METRO

Rekomendasi Strategis Fahira Idris soal Kekerasan dan Upaya Perlindungan Anak

badge-check


					Foto: Fahira Idris (Anggota DPD RI), dok. kompas Perbesar

Foto: Fahira Idris (Anggota DPD RI), dok. kompas

INAnews.co.id, Jakarta– Catatan akhir tahun (2024) Anggota DPD RI Fahira Idris soal kekerasan dan upaya perlindungan anak masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar. Fahira pun memberikan lima rekomendasi strategisnya untuk menjawab persoalan itu.

Pertama, beri edukasi tentang kekerasan seksual dan perlindungan anak harus diintegrasikan kedalam kurikulum sekolah. Kedua, beri pelatihan khusus bagi aparat penegak hukum untuk menangani kasus kekerasan terhadap anak mencakup penguatan perspektif berbasis korban dan anak. Demikian tertulis di akun X-nya, Sabtu (28/12/2024).

Ketiga, penggunaan teknologi digital untuk pelaporan kasus harus diperluas dengan platform yang ramah anak dan melibatkan partisipasi masyarakat. Keempat, fasilitas seperti rumah aman dan layanan konseling harus diperluas hingga ke tingkat desa.

Terakhir atau kelima, hukuman yang tegas terhadap pelaku, termasuk yang berada dalam posisi yang memiliki kekuatan dan pengaruh, akan memberikan efek jera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi

9 Januari 2026 - 22:52 WIB

Negara Gagal Lindungi Influencer yang Diteror

8 Januari 2026 - 13:30 WIB

RPL Talk: Pengalaman Industri Hospitality & Pariwisata Jadi “Golden Ticket” Kuliah Lagi di Institut STIAMI

7 Januari 2026 - 08:16 WIB

RPL Talk: Pengalaman Industri Hospitality & Pariwisata Jadi “Golden Ticket” Kuliah Lagi di Institut STIAMI
Populer PENDIDIKAN