Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

NASIONAL

BPS: Garis Kemiskinan Naik, Jumlah Penduduk Miskin Turun

badge-check


					BPS: Garis Kemiskinan Naik, Jumlah Penduduk Miskin Turun Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta– Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan Indonesia Semester II-2024. Disampaikan Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, angka persentase penduduk miskin ini memasuki kisaran 8 persen (8,57%), atau terendah dari angka persentase pada tahun-tahun sebelumnya.

“Meski garis kemiskinan September 2024 naik sebesar 2,11 persen, jumlah penduduk miskin pada September 2024 tercatat turun 1,16 juta orang jika dibandingkan pada bulan Maret 2024,” katanya, dikutip akun X resmi BPS, Rabu.

Selain itu, BPS juga merilis data ekspor-impor Indonesia Desember 2024. Pada Desember 2024, nilai ekspor Indonesia mencapai US$23,46 miliar yang mengalami penurunan secara bulanan sebesar 2,24 persen, namun mengalami kenaikan secara tahunan sebesar 4,78 persen.

“Sehingga ekspor Indonesia pada tahun 2024 mencapai US$264,70 miliar atau naik 2,29% dibandingkan tahun 2023.”

Sementara nilai impor Desember 2024 mencapai US$21,22 miliar yang mengalami peningkatan secara bulanan maupun secara tahunan, sebesar 8,10 persen dan 11,07 persen.

“Dengan demikian, impor Indonesia pada tahun 2024 mencapai US$233,66 miliar atau naik 5,31 persen dibandingkan tahun 2023.”

“Pada Desember 2024 ini, neraca perdagangan barang Indonesia kembali mengalami surplus sebesar US$2,24 miliar. Dengan demikian, neraca perdagangan Indonesia pada tahun 2024 mencapai US$31,04 miliar.”

Neraca Perdagangan Indonesia telah mencatatkan surplus selama 56 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

BRICS atau Trump? Bukti Indonesia Kehilangan Orientasi Politik Luar Negeri

24 Februari 2026 - 17:12 WIB

Diplomasi Tarif Prabowo-Trump Gagal Total dan Konyol

23 Februari 2026 - 18:48 WIB

Populer NASIONAL