Menu

Mode Gelap
Ikrar: Eggi Sudjana dan Damai Dapat SP3 karena Kooperatif kepada Jokowi Partai Gema Bangsa Dukung Prabowo 2029 Dikomentari ‘Sinis’ Pengamat Mardani Usul Pilkada Asimetris: Gubernur Lewat DPRD, Bupati-Wali Kota Tetap Langsung Demo Massa LPMLK Ricuh Desak Presiden Prabowo Pecat Menteri Nusron Wahid dan Kepala BPN Jakarta Timur  Penyaluran KUR Pekerja Migran Didorong Tepat Waktu dan Tepat Sasaran Pengamat Menimpali Kritik Aktivis atas Kunjungan Gibran ke Papua

POLITIK

Hasto Ditarget Penahanan Sebelum Kongres

badge-check


					Hasto Ditarget Penahanan Sebelum Kongres Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta– Ronny Talapessy menegaskan bahwa Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menjadi target penahanan sebelum kongres, merupakan bagian Operasi Politik mengawut-awut Partai.

“Mengapa ditargetkan? Karena peran sebagai seorang Sekjen sangat penting dalam organisasi partai politik,” tegas Ronny Talapessy dikutip akun X PDIP, Senin.

Maqdir Ismail menilai penahanan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto tidak sah. Maqdir Ismail menjelaskan bahwa surat penahanan Hasto yang ditandatangani oleh pimpinan KPK ini bertentangan dengan Pasal 21 ayat 3 Undang-undang No. 19 tahun 2019. Dimana, pimpinan KPK itu bukan lagi sebagai penyidik dan tidak juga menjadi penuntut umum.

Kemudian, Todung Mulya Lubis menyayangkan langkah KPK yang menahan Hasto sebelum ada putusan praperadilan yang tengah berproses di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

“Praperadilan memberikan hak kepada tersangka untuk menguji keabsahan penahanan. Jika permohonan praperadilan ditolak, maka penahanan dapat dilakukan. Bukan sebaliknya. Inilah yang disebut proses hukum yang wajar,” tegas Todung Mulya Lubis.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Partai Gema Bangsa Dukung Prabowo 2029 Dikomentari ‘Sinis’ Pengamat

20 Januari 2026 - 12:25 WIB

Mardani Usul Pilkada Asimetris: Gubernur Lewat DPRD, Bupati-Wali Kota Tetap Langsung

19 Januari 2026 - 20:15 WIB

Penyaluran KUR Pekerja Migran Didorong Tepat Waktu dan Tepat Sasaran

19 Januari 2026 - 19:15 WIB

Populer POLITIK