Menu

Mode Gelap
Polri Catat Rekor: Sita 590 Ton Narkoba Senilai Rp1 Triliun Kapolri Pilih Mundur dan Jadi Petani daripada Polri di Bawah Menteri Tiga Digital Marketing Agency Terbaik Indonesia ALTARA Sepatu Trail Running Siap Menjangkau Kebutuhan Pelari Trail Dan Pegiat Luar Ruangan Pilkada Lewat DPRD Lebih Murah dan Kurangi Risiko Korupsi Istana Tanggapi Mens Rea: Nikmati sebagai Stand Up Comedy

POLITIK

Menjadi Konglomerat dari Sektor Pertanian Didorong Mentan

badge-check


					Foto: dok. Kementan Perbesar

Foto: dok. Kementan

INAnews.co.id, Jakarta– Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mendorong lebih banyak anak muda yang menjadi konglomerat dengan menggeluti sektor pertanian. Demikian disampaikan Mentan Amran dalam Rapat Kerja Nasional Ke II sekaligus HUT Pemuda Tani Indonesia bertema “Pangan Berdaulat Indonesia Maju” di Jakarta Convention Center.

“Kalau mau jadi konglomerat masuk pertanian karena peluang ekonomi di sektor pertanian sangatlah besar dan terbuka lebar,” ujar Mentan Amran, dikutip laman Kementan, beberapa waktu lalu

Mentan mengatakan, keberhasilan seorang pemimpin di belahan dunia manapun selalu ditentukan oleh sikap dan kebijakannya yang pro terhadap petani dan sektor pangan. Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto juga memiliki perhatian besar pada sektor pertanian, di mana volume pupuk ditambah 100 persen, benih dibagikan secara gratis, irigasi diperbaiki dan HPP gabah ditambah.

“Karena itu, kalau mau jadi pemimpin negara kita harus peduli kepada petani. Suara petani suara rakyat suara tuhan. Ingat konglomerat Indonesia ada 10. Dan 8 di antaranya dari pertanian. Tidak ada alasan anda tidak eksis ke depan. Semua yang ada hari ini berada di jalan yang benar,” katanya.

Menurut Mentan, optimisme kebangkitan pertanian Indonesia harus terus dijaga terutama melalui generasi muda. Dia yakin jika semua anak muda bergerak bukan tidak mungkin Indonesia dalam waktu 10 tahun mampu menjadi negara super power.

“Harus ada optimisme terhadap capaian kita menjadikan Indonesia emas, bahkan kita bisa rebut dalam waktu cepat. Kalau bapak sepakat kita bisa guncang dunia 5 sampai 10 tahun ke depan. Mau sukses? mulailah dari mimpi besar, kemudian konsisten dan jangan lupa untuk menekuni,” katanya

Mentan Amran menambahkan saat ini pemerintah tengah bekerja keras mewujudkan swasembada dengan membangun program strategis nasional seperti cetak sawah dan juga optimasi lahan atau Oplah.

“Dan kita bersyukur karena stok kita tahun ini sebelum Ramadan merupakan yang terbanyak. Ke depan kami akan merancang indonesia lumbung pangan dunia,” katanya.

Ketua Umum DPP Pemuda Tani Indonesia, Budi Satrio Djiwandono menyampaikan terimakasih atas perhatian besar Mentan Amran pada kepemudaan yang bergerak di sektor pertanian.

Bagi Budi, peran generasi muda dalam meningkatkan produksi pangan serta mengembangkan sektor pertanian di Indonesia sangatlah penting terutama dalam menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

“Dengan langkah ini, diharapkan Pemuda Tani Indonesia dapat berperan lebih efektif dalam meningkatkan ketahanan pangan dan memajukan sektor pertanian nasional,” jelasnya.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Pilkada Lewat DPRD Lebih Murah dan Kurangi Risiko Korupsi

26 Januari 2026 - 18:43 WIB

Program Sekolah Rakyat untuk Putus Mata Rantai Kemiskinan

26 Januari 2026 - 15:43 WIB

Pegawai SPBG Mudah Jadi ASN, Guru Honorer Puluhan Tahun Terabaikan

26 Januari 2026 - 14:43 WIB

Populer POLITIK