Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

NASIONAL

Kemenkes Fasilitasi Vaksinasi Petugas PPIH Tahun 1446H/2025M Cegah Meningitis

badge-check


					Foto: ilustrasi vaksin meningitis, dok. istimewa Perbesar

Foto: ilustrasi vaksin meningitis, dok. istimewa

INAnews.co.id, Jakarta– Kementerian Kesehatan menggelar vaksinasi meningitis gratis bagi 500 peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Terintegrasi Tahun 1446H/2025M. Kegiatan ini berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (19/4), bertepatan dengan pelaksanaan Bimtek.

“Untuk memudahkan para petugas yang sedang mengikuti bimtek, kami memfasilitasi vaksinasi meningitis secara langsung di lokasi. Ini agar setelah bimtek selesai, para petugas sudah memenuhi persyaratan ketentuan vaksinasi meningitis dari Pemerintah Arab Saudi,” jelas Kepala Pusat Kesehatan Haji, Liliek Marhaendro Susilo, Sabtu (19/4/2025), dilansir lama Kemenkes.

Menurut Liliek, vaksinasi ini penting dilakukan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Hal ini juga sebagai langkah antisipatif agar seluruh petugas haji dalam kondisi sehat dan siap bertugas.

Proses vaksinasi dimulai dengan pendaftaran dan pengisian lembar persetujuan tindakan medis (informed consent). Selanjutnya, peserta menjalani skrining riwayat kesehatan seperti alergi, hipertensi, dan diabetes. Bila dinyatakan layak, vaksin meningitis akan diberikan.

Setelah penyuntikan, peserta akan menjalani observasi untuk memantau kemungkinan munculnya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Tim vaksinator yang bertugas adalah petugas kesehatan haji yang juga tergabung dalam PPIH.

Vaksin meningitis merupakan persyaratan wajib dari Pemerintah Arab Saudi bagi seluruh jemaah haji dan petugas pendamping dari berbagai negara.

Vaksinasi menjadi metode paling efektif untuk mencegah meningitis meningokokus, penyakit menular yang menyerang selaput otak dan sumsum tulang belakang. Pencegahan tambahan juga dapat dilakukan dengan menjaga pola hidup sehat, cukup istirahat, dan menghindari kontak erat dengan individu yang terinfeksi.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

KUHAP Baru soal Restorative Justice secara Konsep Kacau, Kata Pakar

8 Januari 2026 - 12:28 WIB

Populer HUKUM