Menu

Mode Gelap
Prabowo Pernah Sebut Cagub Harus Siapkan Rp300 Miliar Maju Pilkada BAT Bank Akui Dana USD 1 Juta Dikuasai, CWIG Ultimatum Pengembalian Secepatnya CBA Desak Kejati Jabar Usut Pengadaan PC di Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung Keamanan Susu Bayi Harus Jadi Prioritas Aksi Buruh 15 Januari Akan Digelar di DPR, Bawa 4 Tuntutan CBA: Dugaan Anggaran Pembongkaran 98 Tiang Monorel Rp100 Miliar dan Berpotensi Mark Up

POLITIK

Pengawasan Intelijen Asing dan Investasinya di Indonesia Disorot Amir Hamzah

badge-check


					Foto: dok. ys Perbesar

Foto: dok. ys

INAnews.co.id, Jakarta– Pengamat intelijen dan politik Amir Hamzah mengatakan sudah menjadi rahasia umum dalam hubungan diplomatik hubungan antar negara, duta besarnya memiliki kedudukan ekstra ordinary. Bisa melakukan apa saja atas nama negara. 

“Di kedubes ada satu atase yang memahami masalah militer,” kata Amir Hamzah kepada media, Sabtu (19/4/2025).

“Apakah itu atase militer atau atase pertahanan tetapi ada juga persisnya posisi diplomasi penuh seperti, misalnya sekertaris kedubes salah satu di antara itu ada yang melaksanakan fungsi intelijen atau operasi intelijen,” ia menambahkan.

Operasi intelijen tentu kata Amir dalam menjalin hubungan antar negara. Dan itu kata dia, bukanlah hal khusus, melainkan sudah rahasia umum.

“Tujuan operasi intelijen untuk apa? Untuk mengetahui perkembangan di negara dimana dia berada ditugaskan. Dalam rangka menjalin hubungan dengan negara setempat,” katanya.

Amir menyampaikan bahwa fungsi intelijen di negara penempatan umumnya dijalankan oleh unsur intelijen luar negeri, seperti badan intelijen nasional atau militer—memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan serta kepentingan nasional.

Ada beberapa fungsi utama intelijen. Amir mengungkapnya. Di antaranya: Pengumpulan Informasi Strategis, Pemantauan Stabilitas dan Situasi Politik, Deteksi Ancaman dan Risiko Keamanan, Diplomasi Rahasia dan Operasi Tertutup, Perlindungan Warga Negara dan Aset di Luar Negeri, Dukungan Terhadap Kebijakan Luar Negeri, dan Pemetaan Jaringan Asing yang Berpotensi Mengancam

Amir juga menjelaskan operasi intelijen selalu ada berhadapan dengan kontra intelijen. “Fungsi kontra intelijen luar di negara penempatan adalah bagian penting dari upaya suatu negara untuk melindungi kepentingan nasionalnya di luar negeri,” katanya.

Amir membeberkan beberapa fungsi utamanya, di antaranya: Mendeteksi dan Mencegah Spionase Asing, Melindungi Informasi dan Aset Strategis, Pengamanan Diplomat dan Perwakilan Negara, Memantau Kegiatan Asing yang Mencurigakan, Mendukung Operasi Intelijen Luar Negeri, dan Menjalin Hubungan dengan Intelijen Negara Sahabat.

Menurut dia, kontra intelijen diperlukan apabila ada sikap negatif terhadap kita. “Maka para intelijen negara luar akan berhadapan dengan kontra intelijen kita. Kontra intelijen dengan melakukan metode-metode operasi militer,” terangnya.

“Operasi kontra intelijen militer di kita kebanyakan dilakukan oleh China. Makanya di Indonesia lebih dikenal China military intelijen ketimbang intelijen lainnya, kan? Kalau MSS intelijen Tiongkok sama halnya seperti BIN,” tambahnya.

Amir mengatakan, di dalam satu negara tidak hanya ada satu badan intelijen. Namun ada operasi intelijen strategis yang tidak ada namanya tetapi melaksanakan fungsi intelijen.

“Badan siber itu termasuk operasi intelijen yang melaksanakan pemantauan informasi, berita dengan teknologi,” katanya.

Amir menyebutkan dalam konteks yang sekarang ini operasi intelijen yang paling banyak di Indonesia yaitu Amerika dan China lalu disusul oleh Rusia.

“Makanya beberapa waktu lalu Rusia meminta supaya bisa memanfaatkan lapangan terbang di Papua untuk dijadikan pangkalan militer Rusia. Lalu Australia melakukan protes,” ungkap Amir.

“Bagaimana muncul protes Australia terkait Rusia ingin membangun pangkalan militer Rusia di Papua? Karena intelijen Australia menangkap hasil perundingan antara pejabat dari Rusia dengan pejabat Indonesia. Nah bagaimana kerja kontra Intelijen kita terkait hal itu. Maka konter intelijen kita menggunakan seni kontra intelijen tersendiri,” ujar Amir.

Singkatnya kata dia, operasi intelijen dalam hubungan diplomatik membangun persahabatan antar mencari kelemahan untuk melakukan serangan atau untuk melakukan sesuatu.

Ketika ditanya bagaimana pemerintahan Prabowo dalam pantauan intelijen asing, baginya pemerintahan Prabowo—bagaimana supaya tidak melakukan kerugian atas investasi mereka. Tidak merugikan kepentingan nasional mereka,” jawab Amir.

Lantas Amir mencontohkan misalnya ketika mantan Presiden Jokowi masih terus melakukan cawe-cawe hal itu tidak rasional sebab dia bukan presiden lagi.

“Dia masih melakukan ke sana ke sini pasti ada kekuatan besar di belakang dia. Keadaan ini pasti dalam pantauan operasi intelijen luar. Keadaan tersebut apakah akan merugikan atau menguntungkan investasi mereka. Pastinya operasi intelijen bisa menganalisa pertemuan Luhut dengan Jokowi pada saat open house di kediaman Jokowi di Solo, baik intelijen luar negeri yang ada di sini maupun intelijen dalam negeri,” kata Amir.

Menurut Amir, para intelijen asing tidak perlu wara wiri ke sana ke mari cukup membaca berita bagaimana Bahlil bertemu dengan Jokowi, posisi jabatan Bahlil sebagai apa, kemudian Luhut jabatan Ketua Dewan Ekonomi Nasional  di pemerintahan Prabowo. Kehadiran Luhut tentu dibaca berkaitan dengan ekonomi, ada kepentingan lain yang memback-up kepentingan Jokowi.

Intelijen Asing menganalisa oposisi di Indonesia. Misalnya kata dia lagi, ketika Dasco mengambil beberapa tokoh yang meskipun Dasco seorang anggota DPR, Ketua Harian Gerindra tetapi tetap dalam sorotan intelijen asing.

Ketika ditanya bagaimana intelijen asing terhadap kegiatan Presiden Prabowo, kata dia, intelijen bisa menyusup bisa sebagai wartawan, politisi, pengamat untuk mengetahui loyalitas orang-orang Prabowo, menteri-menteri terhadap pemerintahan Prabowo.

“Begitu juga seperti perjalanan Presiden Presiden Prabowo ke luar negeri dalam pengamatan intelijen negara asing yang ada di Indonesia dan intelijen asing yang ada di negara-negara luar juga intelijen Indonesia sendiri,” tandasnya.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Prabowo Pernah Sebut Cagub Harus Siapkan Rp300 Miliar Maju Pilkada

13 Januari 2026 - 19:08 WIB

Keamanan Susu Bayi Harus Jadi Prioritas

13 Januari 2026 - 15:14 WIB

Aksi Buruh 15 Januari Akan Digelar di DPR, Bawa 4 Tuntutan

13 Januari 2026 - 14:52 WIB

Populer POLITIK