Menu

Mode Gelap
Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme

KEUANGAN

Rupiah Hari Ini Menguat

badge-check


					Ilustrasi tukar uang di salah satu Bank Perbesar

Ilustrasi tukar uang di salah satu Bank

INAnews.co.id, Jakarta– Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (27/5/2025). Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber terpercaya seperti ANTARA dan BCA, rupiah bergerak di level Rp16.246 per dolar AS pada pagi hari ini.

Penguatan ini melanjutkan tren positif yang terlihat sejak awal pekan.

Penguatan rupiah pada hari ini didukung oleh beberapa faktor, di antaranya: Peredanya Kekhawatiran Tarif AS: Salah satu sentimen positif yang mendorong penguatan rupiah adalah meredanya kekhawatiran investor terhadap potensi peningkatan tarif atau perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Kondisi ini cenderung menciptakan stabilitas di pasar keuangan global, sehingga investor kembali melirik aset di negara berkembang, termasuk Indonesia.

Kebijakan Moneter Domestik: Bank Indonesia (BI) terus mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika global. Pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI tanggal 20-21 Mei 2025, BI memutuskan untuk menurunkan BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50%.

Meskipun penurunan suku bunga dapat berpotensi melemahkan mata uang, langkah BI ini juga diiringi dengan komitmen untuk menjaga mekanisme supply and demand di pasar dan menjaga volatilitas rupiah agar tetap stabil. BI juga siap melakukan transaksi di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dalam negeri jika diperlukan.

Sentimen Positif Domestik: Adanya harapan akan perbaikan kondisi fiskal di AS juga turut memberikan sentimen positif bagi mata uang Asia, termasuk rupiah. Selain itu, kinerja eksternal ekonomi Indonesia yang tercermin dari neraca pembayaran yang baik juga memberikan kredibilitas bagi perekonomian, yang mampu menarik arus modal kembali di tengah ketidakpastian.

Dalam seminggu terakhir, nilai tukar dolar AS ke rupiah Indonesia telah berfluktuasi antara tinggi Rp16.434 pada 20 Mei 2025 dan rendah Rp16.176,50 pada 26 Mei 2025 (Sumber: Wise). Pergerakan hari ini menunjukkan adanya upaya rupiah untuk kembali menguat setelah sempat tertekan pada pertengahan Mei.

Bank Indonesia terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Prospek nilai tukar rupiah akan sangat bergantung pada perkembangan sentimen pasar global, kebijakan moneter bank sentral utama, serta kondisi ekonomi domestik Indonesia.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

KUHAP Baru soal Restorative Justice secara Konsep Kacau, Kata Pakar

8 Januari 2026 - 12:28 WIB

Populer HUKUM