Menu

Mode Gelap
Prabowo Pernah Sebut Cagub Harus Siapkan Rp300 Miliar Maju Pilkada BAT Bank Akui Dana USD 1 Juta Dikuasai, CWIG Ultimatum Pengembalian Secepatnya CBA Desak Kejati Jabar Usut Pengadaan PC di Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung Keamanan Susu Bayi Harus Jadi Prioritas Aksi Buruh 15 Januari Akan Digelar di DPR, Bawa 4 Tuntutan CBA: Dugaan Anggaran Pembongkaran 98 Tiang Monorel Rp100 Miliar dan Berpotensi Mark Up

POLITIK

Bintang Puspayoga Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Manggarai, Soroti Peran Perempuan dan Anak

badge-check


					Foto: dok. ist Perbesar

Foto: dok. ist

INAnews.co.id, Manggarai– Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak, Bintang Puspayoga, memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2025 di Lapangan Efata Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Upacara ini turut dihadiri oleh Ketua DPD PDI Perjuangan NTT sekaligus Ketua DPRD Provinsi NTT, Emelia Julia Nomleni, Bupati Manggarai Heribertus Nabit, serta segenap pengurus DPD dan DPC PDI Perjuangan se-Provinsi NTT.

Acara peringatan Hari Lahir Pancasila ini dirangkaikan dengan kegiatan Bulan Bung Karno, salah satunya adalah pemberian makanan sehat bergizi bagi anak-anak Sekolah Dasar.

Dalam sambutannya, Bintang Puspayoga menekankan pentingnya memaknai Pancasila bukan hanya sebagai teks pidato Bung Karno yang disampaikan pada rapat BPUPKI. Ia menegaskan bahwa Pancasila adalah anugerah bagi Indonesia, yang lahir dari ide dan gagasan Bung Karno setelah menggali dan menyelami nilai-nilai luhur dari Bumi Nusantara, termasuk dari Bumi Ruteng, Nusa Tenggara Timur.

“Bagi Bung Karno, Pancasila harus hadir di kampung-kampung, di desa-desa, dan dalam kehidupan keseharian masyarakat Indonesia,” ujar Bintang Puspayoga. Ia menambahkan bahwa Pancasila harus menjadi bintang penuntun untuk mewujudkan Indonesia Raya, negara yang Gemah Ripah loh Jinawi, paripurna, adil, makmur, dan sejahtera.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya Indonesia yang bebas dari segala bentuk diskriminasi ras, suku, agama, golongan, serta terbebas dari kekerasan, khususnya yang menimpa perempuan dan anak.

Bintang Puspayoga juga menyoroti bahwa Pancasila sebagai falsafah hidup dan ideologi berbangsa dan bernegara tidak hanya berbicara tentang masa lalu, tetapi juga tentang masa kini dan masa depan. Terkait masa depan, ia menegaskan bahwa perempuan dan anak sebagai subjek pembangunan harus terlibat aktif dan mengambil peran. Hal ini sejalan dengan pesan Bung Karno bahwa “Tak ada Kemerdekaan tanpa keterlibatan Perempuan dalam mewujudkannya.”

Oleh karena itu, dalam peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni dan Bulan Bung Karno tahun 2025 ini, Bintang Puspayoga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai penuntun dalam setiap aktivitas keseharian. Ia menyerukan implementasi Pancasila dalam tindakan nyata, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Ini mencakup menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas sampah, pengasuhan anak dalam keluarga yang bebas dari kekerasan dan stunting, memastikan anak-anak sebagai generasi penerus mendapatkan pendidikan serta lingkungan yang aman dan nyaman bebas dari bullying, serta pemberdayaan perempuan di segala bidang.

Mengakhiri sambutannya, Bintang Puspayoga menyampaikan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, untuk “solid bergerak, turun ke bawah, hadir di tengah masyarakat, melaksanakan Pancasila dalam tindakan sebagai solusi berbagai persoalan bangsa saat ini.” Hal ini bertujuan untuk mewujudkan Indonesia Raya yang sejati, merdeka, adil, makmur, dan sejahtera.

“Merdeka!” seru Bintang Puspayoga menutup upacara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Prabowo Pernah Sebut Cagub Harus Siapkan Rp300 Miliar Maju Pilkada

13 Januari 2026 - 19:08 WIB

Keamanan Susu Bayi Harus Jadi Prioritas

13 Januari 2026 - 15:14 WIB

Aksi Buruh 15 Januari Akan Digelar di DPR, Bawa 4 Tuntutan

13 Januari 2026 - 14:52 WIB

Populer POLITIK