Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

INDAG

IHSG Hari Ini Berusaha Bangkit di Tengah Volatilitas Pasar

badge-check


					IHSG Hari Ini Berusaha Bangkit di Tengah Volatilitas Pasar Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (4/6/2025), memulai sesi dengan performa yang kurang menggembirakan. Indeks langsung dibuka di zona merah, melanjutkan tren koreksi dari hari sebelumnya, dan menunjukkan pergerakan yang cenderung bervariasi sepanjang sesi pagi.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG tercatat melemah 28,94 poin atau sekitar 0,41%, berada pada level 7.071,63. Penurunan ini menyusul penutupan perdagangan Selasa (3/6/2025) yang juga terkoreksi signifikan sebesar 1,54% ke posisi 7.065,06.

Meski demikian, setelah dibuka melemah, IHSG sempat menunjukkan upaya rebound tipis. Indeks terpantau menguat 7,92 poin (0,11%) ke level 7.072,9, meskipun pergerakannya tetap berada dalam rentang yang sempit, yakni antara 6.994 hingga 7.090. Ini mencerminkan sentimen pasar yang masih diliputi kehati-hatian.

Data menunjukkan, dari total saham yang diperdagangkan, sekitar 195 saham mengalami penguatan, sementara 453 saham melemah, dan 161 saham tidak mengalami perubahan.

Pergerakan IHSG hari ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Salah satu sentimen negatif yang masih membayangi adalah berlanjutnya aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing. Pada perdagangan Selasa, investor asing mencatat net sell sebesar Rp2,8 triliun, dengan fokus penjualan pada saham-saham perbankan berkapitalisasi besar.

Dari sisi domestik, pasar sedang menantikan rilis data deflasi Indonesia yang diperkirakan akan memberikan gambaran lebih lanjut mengenai stabilitas harga. Selain itu, berbagai paket stimulus ekonomi yang baru-baru ini diluncurkan pemerintah juga terus dicermati oleh pelaku pasar.

Para analis memperkirakan IHSG cenderung akan bergerak mendatar pada perdagangan hari ini, namun tetap ada potensi pergerakan di sektor-sektor tertentu seperti energi dan industri dasar yang pada pembukaan sempat menopang indeks. Investor disarankan untuk tetap waspada dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi di tengah volatilitas pasar saat ini.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

KUHAP Baru soal Restorative Justice secara Konsep Kacau, Kata Pakar

8 Januari 2026 - 12:28 WIB

Populer HUKUM