INAnews.co.id, Jakarta– Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan pergerakan yang cenderung menguat tipis pada perdagangan hari ini, Rabu (4/6/2025). Setelah sempat bergerak fluktuatif di awal sesi, rupiah berhasil ditutup di kisaran Rp 16.300 per dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah menguat ke posisi Rp 16.300 per dolar AS pada penutupan perdagangan. Penguatan ini juga tercermin dari data ANTARA News yang melaporkan rupiah pada Rabu pagi telah menguat ke Rp 16.300 per dolar AS. Sementara itu, Investor Daily mencatat rupiah dibuka menguat tipis 0,01% ke level Rp 16.306,5 per dolar AS pada pukul 09.06 WIB di pasar spot exchange.
Penguatan rupiah ini terjadi meskipun pada perdagangan sebelumnya, Selasa (3/6/2025), rupiah sempat ditutup melemah signifikan. Indeks dolar AS sendiri terpantau melemah 0,03% ke level 99,19, yang turut memberikan ruang bagi mata uang Asia, termasuk rupiah, untuk menguat.
Analis pasar uang memperkirakan pergerakan rupiah pada hari ini akan fluktuatif, namun dengan potensi penguatan tipis. Sentimen yang memengaruhi pergerakan rupiah antara lain adalah data ekonomi dari AS serta perkembangan terkait tingkat utang AS.
Data dari Kementerian Keuangan RI untuk Kurs Pajak menunjukkan dolar AS berada di Rp 16.254,00 pada 4 Juni 2025. Perbedaan antara kurs spot dan kurs pajak mengindikasikan adanya fluktuasi pasar sepanjang hari.
Secara keseluruhan, meskipun ada tekanan dari berbagai sentimen global, rupiah menunjukkan ketahanan dengan berhasil menguat tipis pada perdagangan hari ini. Pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada data ekonomi domestik yang akan dirilis serta perkembangan geopolitik global.*






