Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

TNI/POLRI

Kisah Brimob Evakuasi Ibu Hamil Saat Banjir Pekan Lalu di Kebon Pala

badge-check


					Polisi dan TNI membantu mengevakuasi ibu hamil yang hendak melahirkan di tengah banjir Kebon Pala, Jaktim. (Foto: dok)
Perbesar

Polisi dan TNI membantu mengevakuasi ibu hamil yang hendak melahirkan di tengah banjir Kebon Pala, Jaktim. (Foto: dok)

INAnews.co.id, Jakarta – Luapan Kali Ciliwung membuat sejumlah rumah warga di Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta Timur, terendam banjir. Di tengah banjir itu, ada cerita soal ibu hamil yang hendak melahirkan.Satuan Brimob Batalyon B Pelopor Polda Metro Jaya bersama TNI membantu mengevakuasi seorang ibu yang akan melahirkan tersebut pada Minggu (6/7) malam. Ibu tersebut dievakuasi menggunakan pelampung dari ban.

“Itu kita menggunakan ban atau bak mandi untuk evakuasi terakhir seorang ibu-ibu yang ingin melahirkan. Makanya menggunakan ban karena posisi ibu tersebut hamil,” kata Perwira Operasi Satuan Brimob Batalyon B Pelopor Polda Metro Jaya AKP Sutarso di Kebon Pala, Jatinegara, Jaktim, Senin 7 Juli 2025

Banjir terjadi akibat hujan lebat yang menyebabkan Kali Ciliwung meluap. Karena lokasi sempit dan tidak bisa dilalui perahu, evakuasi dilakukan dengan menggunakan pelampung dan ban oleh Satuan Brimob Batalyon B Pelopor Polda Metro Jaya bersama TNI.

elain membantu proses evakuasi, personel Brimob Polda Metro Jaya juga turut menyediakan dapur lapangan. Dapur lapangan ini disediakan untuk memberi bantuan makanan bagi para warga yang terdampak banjir di Kebon Pala, Jaktim.

“Dapur lapangan kita juga tetap terus tersedia melayani bagi para warga pengungsi yang terdampak dari banjir tersebut,” imbuh dia

Saat dilakukan evakuasi, ketinggian air mencapai dada orang dewasa. Sejak Minggu (6/7) sore, tim SAR telah mengevakuasi 250 warga ke lokasi pengungsian di gedung SD setempat. Selain itu, dapur lapangan Brimob Polri juga telah disediakan untuk memenuhi kebutuhan makanan para pengungsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional

9 Januari 2026 - 21:57 WIB

KUHAP Baru soal Restorative Justice secara Konsep Kacau, Kata Pakar

8 Januari 2026 - 12:28 WIB

Militer Dituding Lakukan Kekerasan terhadap Warga Aceh yang Kibarkan Bendera Putih

5 Januari 2026 - 19:26 WIB

Populer TNI/POLRI