INAnews.co.id, Jakarta– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-79 kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Dalam pidatonya, Presiden menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan tertinggi atas kerja keras, pengabdian, dan pengorbanan seluruh anggota Polri yang telah menjaga stabilitas dan keamanan negara, memungkinkan agenda-agenda besar pembangunan bangsa dapat berjalan.
“Dirgahayu Kepolisian Republik Indonesia,” ujar Presiden ditayangkan akun YouTube Sekretariat Presiden.
Presiden Prabowo menekankan bahwa cita-cita kemerdekaan Indonesia melampaui sekadar merdeka. Indonesia harus menjadi negara yang berdaulat di segala bidang, makmur, dan adil, di mana seluruh rakyatnya menikmati kesejahteraan. Cita-cita para pendiri bangsa adalah mewujudkan Indonesia yang bebas dari kemiskinan dan kelaparan.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Presiden menyatakan bahwa negara membutuhkan institusi kepolisian yang tangguh, unggul, bersih, dan dicintai rakyat. Ia menegaskan, polisi harus selalu berada di tengah-tengah rakyat, membela, dan melindungi, terutama mereka yang paling lemah, tertindas, dan miskin.
“Sejarah manusia mengajarkan bahwa tidak ada negara yang berhasil tanpa kepolisian yang unggul dan tangguh,” imbuhnya, seraya mengajak semua pihak untuk mengenang jasa para pendiri kepolisian.
Presiden memberikan penghargaan khusus kepada kepemimpinan Polri, khususnya Kapolri dan jajaran, atas prestasi yang telah ditunjukkan. Ia menyaksikan secara langsung bagaimana Polri kini lebih aktif turun ke masyarakat, mengambil inisiatif, dan berperan aktif di tengah-tengah rakyat.
Salah satu inisiatif yang mendapat sorotan adalah keterlibatan Polri dalam membantu meningkatkan produksi pangan nasional dan program strategis pemberian makan bergizi kepada rakyat. Menurut Presiden, program ini merupakan langkah penting untuk menyelamatkan masa depan bangsa.
“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas keterlibatan Polri dalam usaha ini,” ujarnya. Ia juga menyebut prestasi produksi jagung yang mencapai rekor tertinggi dalam sejarah Republik Indonesia, yang tak lepas dari peran Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Di akhir pidatonya, Presiden Prabowo memberikan pesan tegas kepada seluruh anggota Polri. Ia mengingatkan bahwa polisi akan selalu menjadi sasaran pihak yang ingin merusak dan melemahkan jiwa pengabdian mereka.
“Jangan mau dirusak oleh siapa pun,” tegasnya.
Presiden Prabowo berharap Polri terus menjaga kepercayaan rakyat, mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya, dan tidak pernah mengecewakan masyarakat.
“Lanjutkan perjuangan ini, jaga kepercayaan rakyat, dan selalu utamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan lain,” pungkasnya.
Pidato tersebut ditutup dengan harapan agar setiap anggota Polri menjadi insan Bhayangkara yang mengabdikan diri untuk kejayaan nusa dan bangsa, serta menjadi sosok yang dicintai rakyat.






