INAnews.co.id, Serang – Wakil Gubernur Banten, Ahmad Dimyati Natakusuma disapa akrab Mr Dim membuka acara Silaturahmi Akbar dan Rapat Koordinasi FSPP Provinsi Banten.
Wakil Gubernur dalam sambutannya menyatakan bahwa Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) mewadahi seluruh para kiai dan santri yang tergabung diatas semua golongan.
“Kita ketahui bersama bahwa para kiai dan santri tergolong dibeberapa golongan intenitas atau kelompok di gerakan umat islam. Namun FSPP mampu menyatukan mengkonsolidasikan mengordinasikan semua itu maka FSPP adalah aset provinsi Banten yang seyogyanya kita jaga bersama dalam balutan Iman dan taqwa,” ujar Wagub Dimyati pada Sabtu 5 Juli 2025.
Wagub Banten mengucapkan terimakasih terhadap inisasi kolaborasi kebaikan Badan Wakaf Alquran (BWA) Indonesia Berbagi Kebaikan, Badan Wakaf Khadimul Ummah (BWKU) dalam program pembangunan masjid dan gedung pusat dakwah.
KH. Embay Mulya Syarif mengatakan agar tetap istikomah dalam menjaga marwah dan tidak tergoda oleh hal duniawi yang bisa menjerumuskan perilaku buruk dan malah membuat citra organisasi jadi rusak.
Ketua Presidium FSPP Provinsi Banten Dr. Soleh Rosyad sampaikan FSPP akan terus berbenah dalam hal apapun baik secara adminitrasi, SDM dan akan adaptasi dengan perkembangan zaman.
“Ayo kita selaku yang dibantu harus gerak dan memberikan kontribusi yang nyata apapun itu ide gagasan pemikiran tenaga bahkan harta. Kita bukan hanya menjadi wasit atau penonton tapi kita bagian dari sejarah yang terlibat dan melibatkan diri untuk sejuta kebaikan,” pungkasnya
Nana Sujana dalam paparannya akan membuat program Job Fair yang akan segera dilaksanakan ke beberapa Negara yang membutuhkan tentunya dengan mekanisme yang baik dan benar.
Dalam acara tersebut juga dilakukan MOU terkait penyaluran tenaga kerja Migran Indonesia melalui potensi dari Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan direspon oleh Dinas Tenaga Kerja danTransmigrasi Provinsi Banten.
Nana menambahkan bila ini terealisasi maka angka penganguran akan mulai terurai.
“Untuk yang kita bisa langsung kirimkan khususnya dibidang kesehatan yaitu Negara maju namun populasinyanya menurun kemampuan ekonomi ada. Kemudian tenaga pengurus para orang tua yang sudah usia lanjut itu tenaganya hampir sangat terbatas seperti Negara Jepang, Swiss New Zealand dan negara lainya,” pungkasnya.
Acara dihadiri seluruh Forkopinda Provinsi Banten, Tokoh Pendiri Provinsi Banten KH. Embay Mulya syarif sekaligus Ketua Umum PB Matlaul Anwar. Serta seluruh Pengurus Pusat FSPP Provinsi dan Pengurus FSPP Kota dan Kabupaten se Provinsi Banten.
Kajati Banten, Kapolda Banten, Danrem 064 Maulana Yusuf, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banten, Kementerian Agama Wilayah Provinsi Banten, Kepala Dinas Ketenagakerjaan & Transmigrasi Provinsi Banten, Biro Otonomi Daerah Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial.
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Perkumpulan Urang Banten (PUB), Ikatan Cendikiawan Muslim Indineska (ICMI) Orwil Banten, Pimpinan Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Provinsi Banten, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWMU) Provinsi Banten.
Lembaga Kordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Banten, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Provinsi Banten, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Banten.
Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Banten, Badan Wakaf Alquran (BWA) Indonesia Berbagi Kebaikan (IBK), Badan Wakaf Khadimul Ummah (BWKU), Jamburaya Corporation, PT. Sosro Banten, Ketua Sakernas Pendamping Pekerja Migran Indonesia, Ketua Umum Pimpinan Pusat Suta Nusantara, Ketua BAKORWIL Suta Nusantara Banten.






