INAnews.co.id, Jakarta– Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat di awal pekan ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka pada kisaran Rp16.245 hingga Rp16.250 per dolar AS pada perdagangan Senin pagi, mengalami penguatan sekitar 0,26–0,29% dibandingkan penutupan Jumat (8/8) yang berada di level sekitar Rp 16.293 per dolar AS.
Penguatan rupiah ini didorong oleh sentimen positif dari pernyataan The Federal Reserve tentang kemungkinan pemangkasan suku bunga acuan hingga tiga kali dalam tahun 2025, serta data ketenagakerjaan AS yang melemah dan antisipasi pasar terhadap kesepakatan dagang AS-China yang masih berlangsung
Beberapa analis memperkirakan rupiah akan bergerak di rentang Rp 16.250–Rp 16.350 per dolar AS dalam perdagangan hari itu. Indeks Keyakinan Konsumen Indonesia yang tetap optimis juga menjadi salah satu faktor penguat nilai tukar rupiah secara domestik.
Namun demikian, pergerakan rupiah tetap dipengaruhi oleh sentimen global dan perkembangan perekonomian dalam dan luar negeri.*






