INAnews.co.id, Jakarta– Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap IC) agar siap beroperasi awal September 2025.
Tahap I pembangunan SR terbagi menjadi tiga fase: 1A (63 lokasi, sudah beroperasi sejak 14 Juli 2025), 1B (37 lokasi, sudah fungsional pada 31 Juli 2025), dan 1C (65 lokasi). Dengan demikian total SR Tahap I berjumlah 165 sekolah. Pada Tahap IC terdapat 248 rombel berkapasitas 6.190 siswa untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, “Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Berkolaborasi bersama Kementerian Sosial, Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas agar dapat segera digunakan pada tahun ajaran 2025/2026.” Demikian dikutip akun X resmi Kementerian PU, Sabtu.
Sejumlah lokasi bahkan sudah mencapai progres di atas 90 persen, seperti BLK Subulussalam, BLK Bireuen, dan eks SMP Unggul Pidie Jaya di Aceh.
Menteri Dody mengatakan, “Program Sekolah Rakyat diharapkan akan menjadi pilar penting dalam pemerataan pendidikan sekaligus pengentasan kemiskinan.”*






