Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

POLITIK

Lihat Kritik sebagai Peluang Menjelaskan Kebijakan, Bukan sebagai Musuh

badge-check


					Foto: dok. Remotivi Perbesar

Foto: dok. Remotivi

INAnews.co.id, Jakarta– Menanggapi kekhawatiran aktivis tentang pembungkaman kritik, Anies Baswedan memberikan pandangan tajam. Ia menyatakan bahwa pemerintah seharusnya melihat kritik sebagai peluang untuk menjelaskan kebijakan, bukan sebagai musuh.

“Pemerintah yang anti-kritik adalah pemerintah yang sedang membuat kebijakan tidak masuk akal. Karena itu dia anti-kritik,” tegas Anies di hadapan peserta kuliah umum di FH UGM belum lama ini yang diunggah channel YouTube-nya, Rabu.

Anies berargumen bahwa kritik justru menjadi amunisi bagi pemerintah yang memiliki loud speaker lebih besar untuk melakukan penjelasan publik. Syaratnya, kebijakan tersebut harus dibuat berdasarkan data, akal sehat, mengutamakan kepentingan umum, dan merujuk pada aturan yang jelas.

Terkait polarisasi pasca-pemilu, Anies menganalogikannya seperti balon. “Balon itu dipegang tengahnya, dia akan terpolarisasi menjadi dua. Tapi begitu selesai pemilunya lepas, dia akan utuh satu lagi.”

Kunci pemulihannya, menurutnya, ada dua: pihak pemenang harus merangkul semua kalangan, sementara pihak yang tidak puas harus menghormati keputusan yang ada. Dengan demikian, polarisasi tidak akan berlanjut menjadi friksi dan perpecahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme

9 Januari 2026 - 10:11 WIB

AS Terapkan Imperialisme Baru dan Ancam Stabilitas Global Tangkap Maduro

9 Januari 2026 - 07:36 WIB

Populer POLITIK