INAnews.co.id, Jakarta– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada Kamis, 23 Oktober 2025, dibuka menguat 53,79 poin atau 0,66 persen ke posisi 8.206,34. Meskipun demikian, IHSG bergerak dalam rentang fluktuasi dengan level tertinggi mencapai sekitar 8.240 dan terendah sekitar 8.179. Pada sesi perdagangan sebelumnya, Rabu (22/10/2025), IHSG tercatat melemah sebesar 1,04% ke level 8.152,55 dengan sejumlah sektor seperti barang baku, teknologi, dan kesehatan yang mengalami penurunan signifikan.
Volume perdagangan pada hari Rabu mencapai sekitar 29,7 miliar saham dengan nilai transaksi Rp23,12 triliun, menunjukkan aktivitas jual yang dominan di pasar. Dari total saham yang diperdagangkan, 349 saham melemah, 321 saham menguat, dan 139 saham lainnya stagnan. Para analis memperkirakan IHSG berpotensi rebound hari ini tetapi tetap mengingatkan investor untuk waspada terhadap kemungkinan koreksi ke area 8.033-8.120.
Kebijakan Bank Indonesia yang mempertahankan BI Rate di angka 4,75 persen menjadi salah satu faktor pengaruh pasar, di mana BI tetap memantau kondisi ekonomi dan inflasi serta efektivitas kebijakan moneter yang longgar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, investor disarankan mempertimbangkan opsi buy on weakness pada saham-saham unggulan tertentu seperti ADRO, AKRA, KLBF, dan MDKA. Demikian dikutip berbagai sumber.*






