INAnews.co.id, Jakarta– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada Selasa (14/10/2025) pagi dibuka menguat signifikan. IHSG tercatat menguat sekitar 42,27 sampai 47,37 poin atau sekitar 0,51% sampai 0,58%, bergerak di kisaran level 8.269,48 hingga 8.277,13. Pergerakan pagi ini menunjukkan tren positif dibanding penutupan hari Senin (13/10/2025) yang berada di level 8.227,20.
Seluruh sektor indeks saham tampak menguat mendukung penguatan IHSG, dengan sektor barang baku naik 1,67%, barang konsumen non siklikal 1,55%, dan sektor energi naik 1,22%. Volume perdagangan pagi tadi terpantau mencapai sekitar 1,48 miliar saham dengan nilai transaksi lebih dari Rp 768 miliar.
Sejumlah saham utama mengalami kenaikan signifikan, contohnya PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) naik 3,35%, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) 3,35%, dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) 2,44%. Meski pasar menguat, para analis mengingatkan agar investor tetap waspada karena potensi perubahan tren dalam sesi perdagangan masih mungkin terjadi.
Secara teknikal Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG masih berpeluang menguat dengan support di kisaran 8.134 dan resistance di 8.291. Indikator teknikal menunjukan sinyal positif dengan candle berbentuk white spinning top dan posisi di atas MA20, serta golden cross pada indikator MACD. Namun ada pula prediksi yang menyebut IHSG dapat bergerak sideways dengan rentang support-resistance 8.100-8.300 akibat isu tensi perdagangan global yang masih berpengaruh.
Kesimpulannya, IHSG pada perdagangan Selasa pagi ini menunjukkan penguatan cukup baik didukung oleh sejumlah sektor dan saham unggulan, tetapi kondisi pasar masih penuh dinamika sehingga investor diimbau tetap hati-hati dalam mengambil keputusan investasi. Demikian dikutip berbagai sumber.*






