Menu

Mode Gelap
Ngabuburit Dan Bukber Spesial Bersama Para Influencer otomotif Di Grand Opening Store Apparel TRACKER Cihampelas Bandung Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik

INDAG

IHSG BEI Kamis Menguat

badge-check


					IHSG dalam pekan ini diperkirakan masih akan tertekan oleh sejumlah sentimen. (Al Sattar/ foto Istimewa). Perbesar

IHSG dalam pekan ini diperkirakan masih akan tertekan oleh sejumlah sentimen. (Al Sattar/ foto Istimewa).

INAnews.co.id, Jakarta– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali dibuka di zona hijau pada perdagangan hari Kamis, 13 November 2025, melanjutkan tren positif sehari sebelumnya.

Menurut data yang dihimpun dari sumber terpercaya pada pagi hari, IHSG dibuka menguat. Indeks tercatat naik sebesar 13,91 poin atau 0,17% ke posisi 8.402,48. Sebelumnya, pada penutupan Rabu (12/11/2025), IHSG ditutup menguat 0,26% di level 8.388,57.

Pada pukul 10:00 WIB, pergerakan IHSG terpantau berada di level sekitar 8.387,561 setelah sempat menyentuh level tertinggi harian di 8.418,163.

Penguatan IHSG di awal sesi ini didukung oleh beberapa sentimen, baik dari domestik maupun global:

Sentimen Global: Merujuk pada analisis sekuritas (seperti BRI Danareksa Sekuritas dan Samuel Sekuritas), penguatan IHSG didukung oleh sentimen positif global, terutama terkait meredanya risiko penghentian aktivitas pemerintahan Amerika Serikat (Government Shutdown) yang telah disahkan oleh Senat AS. Hal ini turut mendorong penguatan mayoritas bursa Asia pagi ini.

Aksi Beli Asing: Investor asing dilaporkan masih melanjutkan aksi beli bersih (net foreign buy). Pada perdagangan sebelumnya, investor asing tercatat membukukan beli bersih senilai sekitar Rp337,06 miliar di pasar reguler.

Dukungan Sektor: Secara sektoral, saham-saham di sektor tertentu, terutama Infrastruktur dan Kesehatan, menjadi penopang penguatan di awal sesi perdagangan.

Proyeksi Analis: Sejumlah analis memproyeksikan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan terbatas hari ini, dengan rentang pergerakan yang diperkirakan berada antara support dan resistance di kisaran 8.310 – 8.440.

Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 pada pagi hari ini tercatat bergerak bervariasi, dengan kecenderungan melemah tipis. Demikian dikutip berbagi sumber.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

BRICS atau Trump? Bukti Indonesia Kehilangan Orientasi Politik Luar Negeri

24 Februari 2026 - 17:12 WIB

Diplomasi Tarif Prabowo-Trump Gagal Total dan Konyol

23 Februari 2026 - 18:48 WIB

Populer NASIONAL