Menu

Mode Gelap
Ngabuburit Dan Bukber Spesial Bersama Para Influencer otomotif Di Grand Opening Store Apparel TRACKER Cihampelas Bandung Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik

INDAG

IHSG BEI Rabu Menguat

badge-check


					IHSG dalam pekan ini diperkirakan masih akan tertekan oleh sejumlah sentimen. (Al Sattar/ foto Istimewa). Perbesar

IHSG dalam pekan ini diperkirakan masih akan tertekan oleh sejumlah sentimen. (Al Sattar/ foto Istimewa).

INAnews.co.id, Jakarta– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) BEI pada Rabu (19/11/2025) pagi dibuka menguat 22,43 poin atau 0,27 persen ke posisi 8.384,36. Kenaikan ini terjadi di tengah antisipasi pelaku pasar menunggu keputusan BI Rate yang diperkirakan akan tetap di level 4,75%. Indeks LQ45, yang merupakan kelompok 45 saham unggulan, juga mengalami kenaikan 1,89 poin atau 0,22 persen ke posisi 845,40.

Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menyampaikan bahwa IHSG berpotensi bergerak sideways dengan support di rentang 8.300-8.350 dan resistance di rentang 8.400-8.430 pada hari tersebut. Kondisi ini didasari oleh pasar yang cenderung berhati-hati menanti hasil rapat dewan gubernur bank sentral.

Sebelumnya, pada perdagangan Selasa (18/11/2025), IHSG sempat berbalik arah dan berakhir di zona merah dengan penurunan 0,65% ke posisi 8.361,92, terutama didorong oleh aksi taking profit di saham konglomerasi dan bluechip. Transaksi harian mencapai Rp19,72 triliun dengan investor asing melakukan jual bersih sebesar Rp320 miliar di pasar reguler.

Meski demikian, sejumlah analis memprediksi IHSG masih memiliki peluang penguatan dengan area support di 8.355-8.310 dan resistance di 8.448-8.506, menimbang berbagai sentimen global dan domestik yang dapat memicu rebound pada perdagangan hari ini. Demikian dikutip berbagai sumber.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

BRICS atau Trump? Bukti Indonesia Kehilangan Orientasi Politik Luar Negeri

24 Februari 2026 - 17:12 WIB

Diplomasi Tarif Prabowo-Trump Gagal Total dan Konyol

23 Februari 2026 - 18:48 WIB

Populer NASIONAL