INAnews.co.id, Jakarta– Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengumumkan akan bergabung dengan Partai Gerindra usai terpilih kembali memimpin organisasi untuk periode 2025-2030 dalam Kongres III Projo, Ahad (2/11/2025).
“Saya meminta izin kepada seluruh anggota Projo untuk saya bergabung ke Partai Gerindra. Saya baru minta izin, diizinkan enggak sama Partai Gerindra kan kita belum tahu. Saya baru mau masuk,” ujar Budi Arie.
Keputusan ini diambil untuk memperkuat presidensialisme dan mendukung agenda politik Presiden Prabowo Subianto. Menurut Budi Arie, dukungan dari partai politik yang dipimpin presiden diperlukan agar pemerintahan berjalan efektif.
Kongres III Projo menghasilkan lima resolusi utama, termasuk mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran, mensukseskan Presiden Prabowo pada 2029, melakukan transformasi organisasi, mendorong politik persatuan nasional, dan membantu mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Budi Arie menepis isu bahwa Projo meninggalkan mantan Presiden Jokowi. “Jangan diframing, jangan diadu domba. Pak Prabowo dan Pak Jokowi ini adalah pemimpin bangsa. Projo dan Pak Jokowi adalah bagian dari sejarah yang tidak boleh dilupakan,” tegasnya.
Kongres juga menyetujui perubahan logo Projo yang akan dilombakan, serta membentuk tim formatur beranggotakan lima orang untuk menyusun kepengurusan baru. Budi Arie menyatakan akan melaporkan hasil kongres kepada Jokowi dalam waktu dekat.






