Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

NASIONAL

Presiden Minta Masyarakat Waspada dan Peduli Lingkungan Ledakan di Sekolah

badge-check


					Foto: Prasetyo/tangkapan layar Perbesar

Foto: Prasetyo/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Presiden meminta seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar menyusul insiden penyerangan di sebuah sekolah yang menggegerkan publik, Jumat (7/11/2025).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan pesan Presiden dalam konferensi pers yang juga dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Bapak Presiden tadi menyampaikan bahwa ini juga menjadi peringatan untuk kita semua bahwa marilah kita sekali lagi saling waspada, saling peduli terhadap lingkungan, peduli terhadap sekitar kita,” ujar Mensesneg Prasetyo.

Presiden menekankan pentingnya kepedulian masyarakat dalam mendeteksi hal-hal yang mencurigakan, baik di lingkungan rumah maupun sekolah. Hal ini diharapkan dapat mencegah terjadinya insiden serupa di masa mendatang.

“Jika ada hal-hal yang dirasa mencurigakan atau ada hal-hal yang mungkin berpotensi untuk hal-hal yang tidak baik, untuk kita semakin peduli baik di lingkungan rumah maupun di lingkungan sekolah,” tambah Mensesneg.

Mensesneg juga menyampaikan bahwa reaksi pertama Presiden saat mendengar insiden ini adalah memprioritaskan penanganan korban. Presiden menyatakan keprihatinan mendalam atas kejadian yang kembali melukai dunia pendidikan Indonesia.

“Yang pertama, ini merupakan keprihatinan kita, kembali terjadi hal yang tidak kita inginkan. Yang kedua, Bapak Presiden tadi pertama bereaksi untuk prioritas ke korban, penanganan korban,” jelasnya.

Insiden penyerangan yang melibatkan seorang pelajar sebagai pelaku ini mengakibatkan puluhan siswa menjadi korban. Namun, kabar baiknya, hingga saat ini tidak ada korban yang meninggal dunia. Sebagian besar korban sudah diperbolehkan pulang, sementara dua orang masih menjalani operasi, termasuk pelaku.

Ketika ditanya apakah Presiden berencana mengunjungi lokasi kejadian, Mensesneg menjawab singkat, “Belum.”

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami motif pelaku, termasuk mengecek kebenaran informasi yang beredar bahwa pelaku merupakan korban perundungan di sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

KUHAP Baru soal Restorative Justice secara Konsep Kacau, Kata Pakar

8 Januari 2026 - 12:28 WIB

Populer HUKUM