INAnews.co.id. Jakarta– Beberapa kali Presiden Prabowo melakukan reshuffle terhadap menteri dan pejabat yang disebut sebagai “Jokowi Men.” Langkah ini diklaim sebagai bukti bahwa Prabowo tidak dikendalikan siapa pun.
Namun, pengamat politik mempertanyakan substansi reshuffle tersebut. “Yang diganti hanya beberapa orang. Sementara struktur kekuasaan dan orang-orang inti Jokowi masih bertahan di posisi strategis,” ujar Adi Prayitno lewat kanal YouTube yang diunggah Sabtu.
Menurutnya, reshuffle justru bisa jadi strategi pencitraan untuk meredam kritik publik, tanpa benar-benar mengubah peta kekuatan politik di kabinet.
“Kalau mau benar-benar mandiri, tunjukkan dengan kebijakan berani yang tidak melulu mengakomodasi kepentingan Jokowi,” tegasnya.






