Menu

Mode Gelap
Prabowo Pernah Sebut Cagub Harus Siapkan Rp300 Miliar Maju Pilkada BAT Bank Akui Dana USD 1 Juta Dikuasai, CWIG Ultimatum Pengembalian Secepatnya CBA Desak Kejati Jabar Usut Pengadaan PC di Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung Keamanan Susu Bayi Harus Jadi Prioritas Aksi Buruh 15 Januari Akan Digelar di DPR, Bawa 4 Tuntutan CBA: Dugaan Anggaran Pembongkaran 98 Tiang Monorel Rp100 Miliar dan Berpotensi Mark Up

POLITIK

Stigma “Cawe-Cawe” Jokowi

badge-check


					Stigma “Cawe-Cawe” Jokowi Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta– Stigma Jokowi sebagai sosok yang gemar “cawe-cawe” (ikut campur) terus melekat, bahkan setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden.

Publik menuding, hubungan baik Prabowo-Jokowi yang terlalu akrab menimbulkan kesan bahwa Jokowi masih memiliki pengaruh besar dalam pemerintahan.

Dalam Pilpres 2024, Jokowi berjanji tidak akan cawe-cawe, namun banyak pihak menilai kebijakan dan pengaruh politiknya justru menguntungkan salah satu calon—yang kini menjadi presiden.

Kini, dengan Prabowo yang mengklaim sering meminta masukan dari Jokowi, pertanyaannya: di mana batas antara “meminta saran” dan “dikendalikan”?

“Konsep keberlanjutan memang masuk akal. Tapi ketika setiap langkah Prabowo selalu dikaitkan dengan Jokowi, itu menunjukkan ada masalah dalam persepsi kemandirian kepemimpinannya,” kritik Adi Prayitno lewat kanal YouTube yang diunggah Sabtu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Prabowo Pernah Sebut Cagub Harus Siapkan Rp300 Miliar Maju Pilkada

13 Januari 2026 - 19:08 WIB

Keamanan Susu Bayi Harus Jadi Prioritas

13 Januari 2026 - 15:14 WIB

Aksi Buruh 15 Januari Akan Digelar di DPR, Bawa 4 Tuntutan

13 Januari 2026 - 14:52 WIB

Populer POLITIK