Menu

Mode Gelap
Prabowo Pernah Sebut Cagub Harus Siapkan Rp300 Miliar Maju Pilkada BAT Bank Akui Dana USD 1 Juta Dikuasai, CWIG Ultimatum Pengembalian Secepatnya CBA Desak Kejati Jabar Usut Pengadaan PC di Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung Keamanan Susu Bayi Harus Jadi Prioritas Aksi Buruh 15 Januari Akan Digelar di DPR, Bawa 4 Tuntutan CBA: Dugaan Anggaran Pembongkaran 98 Tiang Monorel Rp100 Miliar dan Berpotensi Mark Up

POLITIK

Survei Simulasi Pemilu: Gerindra 29,4 Persen, PDIP 9,4 Persen

badge-check


					Foto: dok. ist Perbesar

Foto: dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta– Dominasi Partai Gerindra semakin menguat di tengah popularitas Presiden Prabowo Subianto. Survei Indikator menunjukkan jika pemilu diadakan saat ini, Gerindra akan meraih 29,4% suara, jauh meninggalkan PDIP di posisi kedua dengan 9,4%.

Ini merupakan penurunan drastis bagi PDIP yang pada Pemilu 2024 masih menjadi partai dengan suara terbesar. Sementara itu, Golkar berada di posisi ketiga (8,9%), disusul Demokrat (7,7%), dan PKB (6,8%).

Hasil simulasi capres juga menunjukkan dominasi mutlak Prabowo. Dalam survei semi terbuka dengan 25 nama, Prabowo unggul telak dengan 46,7%, jauh meninggalkan Dedi Mulyadi (18,4%) dan Anies Baswedan (9%). Bahkan dalam simulasi terbatas tiga nama, Prabowo meraih 68,4%, mengalahkan Anies (14,3%) dan Gibran (9,8%).

“Kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo berkorelasi kuat dengan elektabilitas Gerindra. Ini momentum emas bagi partai berkepala banteng itu,” ungkap analis politik lembaga survei Indikator, Sabtu.

Menariknya, figur-figur seperti Agus Harimurti Yudhoyono (3,9%) dan Ganjar Pranowo (3,7%) masih tertinggal jauh, menunjukkan konsolidasi dukungan yang kuat pada pemerintahan saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Prabowo Pernah Sebut Cagub Harus Siapkan Rp300 Miliar Maju Pilkada

13 Januari 2026 - 19:08 WIB

Keamanan Susu Bayi Harus Jadi Prioritas

13 Januari 2026 - 15:14 WIB

Aksi Buruh 15 Januari Akan Digelar di DPR, Bawa 4 Tuntutan

13 Januari 2026 - 14:52 WIB

Populer POLITIK